Peluncuran All New Honda Beat oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Menjelang tutup tahun, segmen motor skutik entry level kembali panas. Wahana Honda mengonfirmasi bahwa harga Honda BeAT Sporty untuk periode November 2025 mendapatkan diskon yang cukup menggiurkan. Bukan puluhan ribu, bukan ratusan ribu, tetapi potongannya mencapai Rp1.700.000. Program ini berlaku di jalur retail OTR, khusus kredit, dan sudah termasuk kombinasi sales discount + potong tenor hingga 3 kali + bonus gratis servis ganti oli empat kali. Artinya, bagi konsumen yang memang sudah menjadwalkan ganti kendaraan di November ini, momentumnya pas — karena harga OTR setelah potongan turun ke kisaran Rp18.7 jutaandari OTR normal Rp20.4 jutaan untuk unit tipe ML0.Dalam penelusuran VIVA Otomotif di laman Wahana Honda, Kamis 6 November 2025, paket promo ini dikategorikan sebagai Sales Discount yang wajib muncul jelas dalam faktur pajak dan faktur dealer. Syaratnya lumayan ketat, karena ini bukan promo massal untuk korporasi atau fleet. Hanya berlaku pembelian on the road untuk retail umum, bukan perusahaan dan bukan instansi. Menariknya, bukan hanya BeAT Sporty yang disorot. Varian Honda BeAT Street juga kebagian skema promo serupa, meskipun nominal potongannya lebih kecil: Rp1.000.000 plus potong tenor sampai 2x dan tetap bonus gratis oli empat kali untuk kredit retail tipe MM1. Perhitungan contoh resmi menunjukkan, dengan OTR yang sama — Rp20.457.000 — nominal net setelah diskon menjadi Rp19.457.000.Sebagai catatan, program juga membuka opsi beli tunai, namun benefitnya mengikuti skema cash discount dengan kewajiban nilai potong minimal tercantum di faktur. Jadi bukan asal “kata sales”, melainkan wajib legal, terdata, dan audit-able. Karena itu, konsumen wajib paham satu poin penting: program ini bukan sebatas “brosur promo”, tetapi program resmi yang dikunci oleh struktur basis pajak. Itu kenapa nominal sudah termasuk PPN 11 persen. Kalau melihat histori, jarang BeAT turun sampai 1,7 juta langsung, biasanya potongannya 300–600 ribu. Hal ini yang membuat program November 2025 ini jadi terasa lebih besar dan berpotensi jadi pemicu penutupan target penjualan tahunan.