Pasar mobil baru di Indonesia pada 2025 belum menunjukkan performa optimal, termasuk segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang selama ini dikenal sebagai tulang punggung penjualan kendaraan roda empat. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil LCGC dari pabrik ke diler (wholesales) selama periode Januari–Desember 2025 hanya mencapai 122.686 unit. Angka tersebut mengalami koreksi cukup signifikan sekitar 30 persen dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, sebesar 176.766 unit. Daihatsu memberikan diskon buat Sigra di IIIM 2023. Namun diskon mobil LCGC di kelas low MPV itu kecil terbilang kecil hanya Rp 3 juta. Penurunan ini juga mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat, khususnya dari kelompok menengah ke bawah yang selama ini menjadi pasar utama LCGC. Selain faktor ekonomi, segmen LCGC juga mendapat tekanan dari semakin masifnya kehadiran mobil listrik. Sejumlah model Electric Vehicle (EV) kini ditawarkan dengan banderol yang kompetitif, bahkan mendekati harga mobil LCGC. Kendati demikian, Daihatsu Sigra tetap menjadi model LCGC dengan distribusi tertinggi sepanjang 2025. Mobil ini mencatatkan wholesales sebanyak 34.452 unit. Posisi kedua ditempati Toyota Calya dengan raihan 31.378 unit, disusul Honda Brio Satya yang membukukan 30.196 unit. Sementara itu, Toyota Agya mencatatkan distribusi sebesar 15.910 unit, dan Daihatsu Ayla berada di posisi terbawah dengan 10.750 unit. Daihatsu Sigra menjadi primadone untuk kelas mobil LCGC yang menawarkan berbagai kelebihan dan harganya yang terjangkau didukung dengan layanan One Stop Financial Solution dari Astra Financial yang memberikan keragaman keuntungan. Daftar LCGC Terlaris di Indonesia 2025: 1. Daihatsu Sigra: 34.452 unit2. Toyota Calya: 31.378 unit3. Honda Brio Satya: 30.196 unit4. Toyota Agya: 15.910 unit5. Daihatsu Ayla: 10.750 unit Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang