PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menyiapkan layanan pengisian daya kendaraan listrik tambahan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selain mengandalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang telah beroperasi di berbagai titik, perseroan berencana menurunkan armada mobile charging unit atau SPKLU bergerak untuk mengantisipasi kebutuhan darurat di jalan tol dan kawasan wisata. “Layanan ini akan siaga selama masa libur panjang. Pengguna kendaraan listrik bisa menghubungi call center PLN Mobile jika mengalami kendala kehabisan daya di perjalanan,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto dikutip keterangannya, Rabu (5/11/2025). Petugas SPKLU di dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten mengecek proses pengisian daya mobil listrik pemudik yang kehabisan daya dalam perjalanan balik ke Tangerang. Senin (7/4/2025). Adi menuturkan, PLN telah menetapkan sejumlah titik strategis di jalan tol untuk melayani pengisian darurat. Meski begitu, ia tetap mengingatkan pengguna mobil listrik agar merencanakan perjalanan dengan matang guna menghindari kehabisan daya di tengah jalan. Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah mobil listrik di Indonesia mencapai sekitar 98.000 unit dan diproyeksikan menembus 130.000 unit pada 2026. Pertumbuhan tersebut diimbangi dengan percepatan pembangunan SPKLU di seluruh wilayah. “PLN telah mengoperasikan lebih dari 4.400 SPKLU hingga akhir tahun ini, termasuk yang terbaru di Rest Area KM 10.6 Jagorawi, Cibubur,” kata Adi. PT PLN (Persero) resmi menghadirkan dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jakarta pada Senin (3/11). Menurutnya, ketersediaan SPKLU saat ini sudah cukup untuk mencegah antrean panjang di masa liburan, karena hampir seluruh rest area utama telah memiliki fasilitas pengisian daya. Untuk memperluas jangkauan layanan, PLN juga membuka peluang kemitraan dengan pihak swasta. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan SPKLU baru sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. “PLN siap memfasilitasi proses perizinan dan penyambungan jaringan listrik bagi mitra swasta yang ingin berinvestasi di SPKLU,” jelas Adi. Ia menambahkan, langkah ini tidak hanya bertujuan mempermudah masyarakat dalam bepergian, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa bepergian dengan nyaman menggunakan kendaraan listrik, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi dan mendorong penggunaan energi bersih,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.