— Kemunculan Geely EX2 di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 membuat model ini langsung berhadapan dengan Wuling Binguo EV yang lebih dulu hadir di segmen EV ringkas. Secara tampilan, Geely EX2 hadir sebagai hatchback modern dengan proporsi bodi yang lebih besar dibanding kompetitornya. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.570 mm dengan wheelbase 2.650 mm. Berkat ukuran tersebut, EX2 menawarkan ruang kabin yang terasa lebih lega untuk lima penumpang, terutama pada area kaki dan bahu. Wuling menggelar acara ?Tenang Bersama Wuling? untuk konsumen BinguoEV dan komunitas resmi WBiC (Wuling EV Indonesia Binguo Community). Sebaliknya, Wuling Binguo EV membawa pendekatan desain retro-modern dengan karakter yang lebih ringkas. Dimensinya lebih kecil, yakni panjang 3.950 mm, lebar 1.708 mm, dan tinggi 1.580 mm dengan wheelbase 2.560 mm. Postur ringkas ini membuat Binguo EV cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, di mana kelincahan bermanuver dan kemudahan parkir menjadi nilai penting. Performa menjadi salah satu pembeda utama. Interior Geely EX2 EX2 menggunakan motor listrik 85 kW dengan penggerak roda belakang (RWD), memberikan karakter berkendara yang lebih bertenaga dan stabil. Binguo EV memakai motor 50 kW dengan penggerak roda depan (FWD) yang cukup untuk aktivitas harian, namun tidak sekuat EX2 saat berakselerasi. Interior Wuling BinguoEV Untuk jarak tempuh, EX2 mengandalkan baterai sekitar 40 kWh dengan klaim hampir 400 Km. Binguo EV menawarkan pilihan baterai 31,9 kWh hingga 37,9 kWh dengan jarak tempuh sekitar 333–410 Km, tergantung varian yang dipilih. Dari sisi harga, EX2 dibanderol sekitar Rp 233 juta hingga Rp 273 juta, menjadikannya salah satu EV lima penumpang paling terjangkau. Sementara Binguo EV berada di kisaran Rp 317 juta hingga Rp 372 juta. Selisih ini membuat EX2 terlihat lebih menarik secara nilai, meski Binguo EV tetap unggul pada kelincahan dan jaringan purna jual yang sudah mapan. EX2 cocok untuk konsumen yang mencari ruang besar dan performa lebih kuat, sementara Binguo EV ideal bagi pengguna yang mengutamakan mobil kecil, lincah, dan praktis di dalam kota. Persaingan keduanya menunjukkan bahwa pilihan EV terjangkau di Indonesia kini semakin beragam. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang