Ilustrasi cat mobil warna gelap Salah satu yang diperkenalkan adalah teknologi aerosol 2K yang mengintegrasikan cat dan bahan pengeras (hardener) dalam satu kemasan. Secara prinsip, sistem ini mengadopsi konsep cat dua komponen konvensional yang dikenal memiliki daya tahan, kekerasan lapisan, serta ketahanan kimia lebih baik dibandingkan cat satu komponen. Bedanya, seluruh proses aktivasi dan aplikasi dilakukan langsung dari kaleng aerosol. GULIR UNTUK LANJUT BACA Chief Executive Officer Samurai Paint, Ian Ong Yoke En, menyebut pengembangan ini merupakan hasil riset bertahun-tahun untuk menghadirkan alternatif pengecatan berbasis inovasi aerosol.“Melalui penelitian dan pengembangan produk selama bertahun-tahun, kami mampu membuktikan bahwa cat semprot aerosol dapat memberikan hasil pengecatan yang menandingi metode konvensional, namun lebih mudah dilakukan oleh pengguna umum,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu 14 Februari 2026.Dari sisi teknis, tantangan utama sistem aerosol terletak pada konsistensi tekanan, pola semprot (spray pattern), serta ketebalan lapisan. Untuk itu, digunakan teknologi nozzle dan aktuator khusus seperti Aero Gun yang dirancang menghasilkan atomisasi partikel lebih halus dan merata. Atomisasi yang baik membantu meminimalkan risiko cacat permukaan seperti orange peel atau dry spray.Selain formulasi dan perangkat semprot, tahap persiapan permukaan tetap menjadi faktor krusial. Proses pembersihan, pengamplasan, hingga aplikasi primer menentukan kualitas adhesi dan ketahanan lapisan akhir. Perusahaan juga menekankan pentingnya ventilasi memadai serta alur kerja terstruktur agar hasil tetap konsisten.Teknologi pencocokan warna seperti Tintatek turut menjadi bagian dari pendekatan teknis tersebut. Sistem ini diklaim mampu meningkatkan presisi reproduksi warna, termasuk untuk warna metalik dan varian kompleks.Baru-baru ini, pendekatan tersebut diuji dalam skala besar dengan pengecatan ulang 30 bodi mobil menggunakan cat aerosol secara serentak di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan itu mendapat pengakuan dari Asia Records dan ASEAN Records sebagai rekor pengecatan ulang bodi mobil terbanyak menggunakan cat aerosol dalam satu acara.Ian Ong menambahkan, pengakuan tersebut bukan sekadar soal jumlah kendaraan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA “Ini juga menantang anggapan lama bahwa cat semprot aerosol tidak cocok untuk mengecat seluruh bodi kendaraan,” katanya.Meski demikian, secara teknis pengecatan berbasis aerosol tetap menuntut pemahaman prosedur yang tepat. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan kebersihan area kerja tetap memengaruhi hasil akhir, sebagaimana pada sistem pengecatan konvensional.