Jenis pelek ternyata berpengaruh terhadap tingkat kesulitan saat proses servis atau reparasi. Di pasar, pelek mobil umumnya terbagi menjadi dua jenis berdasarkan materialnya, yakni pelek besi atau sering disebut pelek kaleng, dan pelek alloy. Pelek besi sudah lama digunakan, terutama pada mobil-mobil dengan harga terjangkau atau varian standar. Sedangkan pelek alloy kini lebih banyak dipakai pada mobil modern karena bobotnya lebih ringan dan desainnya lebih beragam. Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel Runang, dari HWS Wheel, Car Part & Accessories di kawasan H Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa perbedaan material sangat memengaruhi proses perbaikan. “Mayoritas pelek aloy lebih mudah diperbaiki karena materialnya lebih lentur. Kalau besi, biasanya lebih berat dan agak sulit,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2026). Menurutnya, karakter bahan alloy membuat proses pengembalian bentuk lebih sederhana, terutama jika kerusakan tidak terlalu parah. “Iya, justru aloy lebih mudah. Karena cukup dipanaskan, materialnya jadi lebih lentur dan bisa kembali ke bentuk semula,” kata Runang. Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel Sebaliknya, pelek besi cenderung lebih kaku dan berat. Saat mengalami penyok atau bengkok akibat menghantam lubang atau benturan keras, proses press bisa membutuhkan tenaga dan waktu lebih banyak. Meski begitu, lama pengerjaan tetap bergantung pada tingkat kerusakan. Jika kondisinya hanya peang ringan, prosesnya relatif cepat. “Lama pengerjaan sebenarnya tergantung tingkat kerusakan. Tapi kalau hanya peang sedikit, sekitar 30 sampai 40 menit sudah selesai. Satu pelek,” ujarnya. Artinya, untuk kerusakan ringan pada satu pelek alloy, pemilik mobil tidak perlu menunggu terlalu lama. Namun, bila kerusakan sudah parah, seperti retak atau bagian yang tergerus, waktu dan biaya perbaikan tentu akan lebih besar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang