Perkembangan pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia saat ini tumbuh sangat pesat. Berbagai merek baru, terutama dari mancanegara, terus berdatangan mencoba peruntungan mereka. Menanggapi fenomena ini, TVS Motor Company Indonesia menekankan pentingnya aspek keberlanjutan sebuah produk ketimbang sekadar memanfaatkan momentum tren sesaat. TVS tidak ingin sekadar meluncurkan produk tanpa jaminan jangka panjang bagi konsumen tanah air. Hal ini menjadi tantangan tersendiri di tengah menjamurnya produsen motor listrik baru di dalam negeri. TVS iQube S di IMOS 2025 Sentil Fenomena Merek Musiman TVS menyoroti dinamika pasar motor listrik di Indonesia yang dinilai sangat fluktuatif. Banyaknya merek baru yang muncul ke permukaan sering kali tidak dibarengi dengan kesiapan fondasi bisnis dan layanan purnajual yang kuat, sehingga rawan bertumbangan dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, TVS berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap lini produk berbasis baterai yang mereka bawa ke Indonesia memiliki ekosistem penunjang yang matang agar tidak merugikan konsumen di kemudian hari. "Kalau untuk motor listrik mungkin teman-teman tau mereknya banyak banget. Hari ini ada, mungkin bulan depan udah nggak ada. Kita akan memastikan bahwa produk yang diluncurkan oleh TVS itu benar-benar produk yang memang sustainable. Bukan yang hari ini ada, nanti bulan depan tiga bulan udah nggak ada lagi," ujar Alvin Tan, Country Head of Sales TVS Motor Company Indonesia, di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Perluas Pasar Lewat Skema B2B dan Sewa Sejauh ini, lini motor listrik TVS iQube yang dipasarkan di kisaran harga Rp 29 jutaan diklaim mendapatkan respons yang cukup baik dari masyarakat. Untuk memaksimalkan potensi penetrasi pasar, TVS tidak hanya mengandalkan jalur penjualan retail konvensional dari diler ke konsumen. Raksasa otomotif asal India ini juga mulai melebarkan sayapnya dengan merambah segmen bisnis serta menerapkan skema sewa pinjam di beberapa kota besar untuk menarik lebih banyak pengguna. "Respon masih cukup baik kalau dilihat saat ini. Kita juga tidak hanya memberikan untuk end-to-end, kita juga memberikan juga untuk B2B dan juga untuk sewa pinjam yang kita lakukan contohnya di beberapa kota untuk skema tersebut. Untuk menarik pengguna iQube," kata Ryan Rahadian, Marketing Head TVS Motor Company Indonesia. TVS Orbiter, motor listrik entry level baru, harga mulai Rp 18 juta Lirik Potensi Segmen Motor Listrik Ringkas Melihat tren kendaraan setrum yang semakin ringkas dan praktis, TVS juga tidak menutup mata terhadap peluang masuk ke segmen motor listrik di bawah kasta iQube. Terlebih lagi, di pasar India mereka sudah memiliki model TVS Orbiter, dan beberapa kali tangkapan kamera spy shot motor listrik baru TVS sempat beredar luas di media sosial. Meski masih menutup rapat informasi mengenai detail waktu peluncurannya, TVS mengonfirmasi ketertarikan mereka untuk ikut bermain di ceruk pasar motor listrik berukuran ringkas tersebut. "Ya intinya untuk produk baru kita akan tetap keluarkan. Cuman untuk kapan dikeluarkannya kita tunggu aja sampai mainnya," kata Alvin.