Mobil China dicurigai bisa mencuri informasi, walhasil Polandia berencana melarang mobil China masuk ke kawasan militer mereka.Kepala Staf Umum Angkatan Darat Polandia, Jenderal Wiesław Kukuła, telah memberlakukan larangan masuk bagi kendaraan bermotor buatan Republik Rakyat Tiongkok ke area fasilitas militer yang dilindungi.Dikutip dari media lokal Polandia, rmf24 dan PAP, Kolonel Marek Pietrzak, juru bicara Staf Umum Angkatan Darat Polandia, menyebut keputusan ini diambil sebagai hasil dari analisis risiko terkait meningkatnya integrasi sistem digital pada kendaraan serta adanya potensi kemungkinan pengambilan dan penggunaan data secara tidak terkendali oleh sistem-sistem tersebut. Mobil modern saat ini berfungsi layaknya "komputer berjalan" yang dilengkapi dengan sensor, kamera, dan GPS yang dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko intelijen.Pembatasan tersebut juga akan berlaku bagi kendaraan yang dilengkapi dengan perangkat integral maupun tambahan yang mampu merekam posisi, gambar, atau suara.Menurut data dari lembaga riset pasar otomotif SAMAR, sebanyak 9.821 mobil baru asal Tiongkok terdaftar di Polandia pada Desember 2025, yang menunjukkan peningkatan sebesar 427% dibandingkan Desember 2024. Sepanjang tahun lalu, 49.161 mobil Tiongkok terjual, dan pada bulan Desember, model dari merek-merek Tiongkok menyumbang 14,5% dari seluruh mobil penumpang yang baru terdaftar di Polandia.Laporan OSW Center for Eastern Studies menunjukkan bahwa ekspansi "mobil pintar" Tiongkok di Polandia dan negara lain menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional yang serius."Data yang dikumpulkan oleh kendaraan ini--misalnya saat melintas di dekat fasilitas infrastruktur kritis atau unit militer--bisa sangat berharga bagi dinas intelijen negara-negara lawan," peringat analis OSW.Penulis laporan tersebut, Paulina Uznańska, menekankan bahwa meskipun teknologi ini sedang dikembangkan oleh semua perusahaan mobil, namun China saat ini sedang menjadi pemimpin global di bidang ini.Pelarangan mobil masuk ke area sensitif ini bukan hal baru. Otoritas China pernah membatasi akses kendaraan Tesla buatan Amerika Serikat ke fasilitas militer, dengan alasan keamanan nasional dan kekhawatiran terkait perlindungan data.Inggris sudah melakukan pembatasan pada kendaraan asal China pada area yang cenderung sensitif, sementara Israel telah mencoret mobil-mobil China sewaan dari armada yang digunakan oleh para perwira.