Indomobil Group berencana membawa merek otomotif asal China, Hongqi, ke pasar Indonesia. Kehadiran brand ini diharapkan dapat meramaikan segmen kendaraan premium, khususnya di tengah meningkatnya minat terhadap mobil asal China. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, nama Hongqi mungkin masih terdengar asing. Namun di negara asalnya, merek ini memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan simbol kenegaraan. Hongqi didirikan pada 1958 oleh FAW Group, menjadikannya sebagai salah satu merek mobil penumpang mewah tertua di China. Prabowo hadir dengan Hongqi N701 Limo, limousin buatan China dalam gelaran Parade Militer China, Rabu (3/9/2025) Nama “Hongqi” sendiri berarti “Bendera Merah”, yang merepresentasikan semangat nasionalisme dan identitas negara. Dilansir dari autodeal, pada masa awal kemunculannya, Hongqi tidak diproduksi untuk umum. Mobil-mobilnya digunakan secara eksklusif untuk kepentingan negara, seperti kendaraan pejabat tinggi pemerintahan serta tamu kenegaraan. Dengan kata lain, Hongqi sejak awal memang diposisikan sebagai simbol prestise dan kekuasaan. Mobil andalan Hongqi adalah Hongqi N701. Limousine khusus itu menjadi mobil kepresidenan di China yang digunakan Presiden China Xi Jinping. Adapun, model lainnya yang juga digunakan ialah Hongqi L5. Mobil kepresidenan Presiden China, Xi Jinping, Hongqi N701. Model pertama yang menjadi tonggak sejarah Hongqi adalah Hongqi CA72. Sedan ini diperkenalkan pada akhir 1950-an sebagai kendaraan resmi negara. Hongqi CA72 diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, sekitar 198 unit. Jantung pacu pakai mesin V8 berkapasitas 5,6 liter menghasilkan 210 Tk. Desainnya yang besar dan kaku mencerminkan karakter mobil kenegaraan pada masa itu. Seiring waktu, Hongqi mulai bertransformasi. Dari yang semula hanya memproduksi kendaraan seremonial, kini Hongqi berkembang menjadi merek otomotif premium yang menyasar konsumen umum. Salah satu model modern yang mencerminkan warisan tersebut adalah Hongqi L5 atau yang kini dikenal sebagai Guoli. Hongqi H9 PHEV Sedan mewah ini pertama kali diperkenalkan pada 2014 dan menjadi penerus mobil kenegaraan klasik Hongqi. Dengan panjang lebih dari 5,5 meter dan mesin V12 6.0 liter bertenaga sekitar 400 Tk, mobil ini tetap mempertahankan aura eksklusif. Bahkan, harganya saat peluncuran mencapai lebih dari 5 juta yuan atau setara Rp 12 miliar pakai kurs saat ini, membuatnya hanya dimiliki kalangan tertentu. Hingga saat ini, Hongqi masih identik dengan kendaraan resmi pemerintah China. Beberapa modelnya kerap digunakan sebagai mobil kepresidenan atau kendaraan tamu negara dalam acara kenegaraan penting. Hongqi L5 yang digunakan untuk menjemput Jokowi saat berkunjung ke Beijing Meski demikian, Hongqi juga memperluas pasar ke konsumen umum dengan menghadirkan berbagai model modern. Jajaran produknya kini mencakup sedan mewah seperti H9, SUV listrik seperti E-HS9, hingga kendaraan energi baru (NEV) lainnya. Model seperti Hongqi H9 dan Hongqi E-HS9 menjadi contoh bagaimana Hongqi memadukan kemewahan klasik dengan teknologi modern, termasuk elektrifikasi dan fitur pintar. Ke depan, Hongqi menargetkan ekspansi global yang lebih luas, termasuk ke kawasan Asia Tenggara. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang