Penggunaan mobil listrik berbasis baterai semakin meningkat, termasuk untuk perjalanan jarak jauh saat mudik Lebaran. Meski berbeda dari mobil bermesin bensin, kendaraan listrik tetap memerlukan sejumlah persiapan agar perjalanan berlangsung aman dan lancar. Head of Aftersales Jaecoo Indonesia, Bayu Agus Mustofa, mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh, mencakup kondisi kendaraan hingga memastikan perangkat pengisian daya aman digunakan. Jaecoo J5 EV "Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengaplikasian pelindung anti-karat. Secara umum diperbolehkan tapi mohon untuk menghindari area elektrikal dan juga baterai karena bisa mengganggu fungsi insulasi dan cara kerja sistem kelistrikan kendaraan,” ujar Bayu di Jakarta, Minggu (8/3/2026). Selain itu, pemilik mobil listrik juga perlu berhati-hati saat melakukan penggantian kaca film. Pemasangan yang tidak rapi berpotensi membuat air masuk ke area kelistrikan dan memicu gangguan pada sistem kendaraan. Oleh karena itu, Bayu menyarankan pemilik kendaraan memilih vendor yang sudah berpengalaman menangani mobil listrik. “Perhatikan vendornya sudah terbiasa mengerjakan mobil listrik, karena kami pernah menemukan kasus elektrikal kendaraan menjadi basah hingga menimbulkan jamur,” kata dia. Pemilik kendaraan juga disarankan memastikan kondisi komponen yang termasuk dalam perawatan berkala. Pada mobil listrik, beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain filter AC, cairan rem (brake fluid), cairan pendingin (coolant), serta oli gear. Filter AC umumnya diganti setiap satu tahun. Sementara itu, brake fluid dan coolant memiliki interval penggantian sekitar dua tahun, sedangkan oli gear biasanya diganti setiap empat tahun. Head of Aftersales Jaecoo Indonesia, Bayu Agus Mustofa membagikan Tips Persiapan Mudik Menggunakan Mobil Listrik agar Perjalanan Aman dan Nyaman Selain kondisi kendaraan, perangkat pengisian daya juga perlu dipastikan aman. Bayu menyarankan penggunaan wall charger yang telah terdaftar dan tersertifikasi, salah satunya yang tersedia melalui aplikasi PLN Mobile. “Sebab instalasi pengisian daya itu penting seperti grounding-nya untuk mengarahkan arus bocor ke tanah. Tanpa grounding, percikan listrik bisa saja terjadi saat proses pengisian daya. Jadi isi daya di tempat yang memang sudah terjamin,” kata Bayu. Sebelum melakukan perjalanan jauh, pemilik mobil listrik juga disarankan melakukan pengecekan mandiri terhadap kendaraan. Pemeriksaan dapat mencakup kondisi cairan penting seperti coolant dan cairan pembersih kaca, tekanan serta kondisi fisik ban, hingga memastikan sistem kelistrikan seperti lampu dan sein berfungsi dengan baik. "Seperti engine oil, coolant, washer, dan juga cairan pembersih kaca, pastikan semuanya dalam keadaan aman. Terus juga area ban dan roda, pastikan tekanan anginnya, bannya dalam keadaan bagus, tidak ada benjolan dan lain-lain. Tes juga terkait kelistrikan, lampu, sen, dan lain-lain, juga sistem pendingin atau AC," kata Bayu. Selain itu, pengguna mobil listrik dianjurkan menyusun rencana perjalanan terlebih dahulu, termasuk menentukan titik pengisian daya di sepanjang rute mudik. Jaecoo J5 EV “Apabila melakukan perjalanan jauh, jangan lupa membuat travel plan karena itu akan sangat membantu selama perjalanan,” ujar Bayu. Terakhir, pengendara juga disarankan membawa perlengkapan darurat seperti dongkrak, alat pemadam api ringan (APAR), dan kotak P3K untuk mengantisipasi situasi tak terduga di perjalanan.