PT Aletra Mobil Nusantara memastikan akan menambah lini produknya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada persiapan pameran tersebut, Selasa (28/7/2026), Aletra akan meluncurkan MPV listrik terbarunya, yakni L7 EV. Model anyar tersebut akan menjadi pelengkap bagi Aletra L8 yang saat ini menjadi satu-satunya produk di pasar Indonesia. Dengan kata lain, Aletra tetap mempertahankan fokus pada kendaraan keluarga yang dinilai memiliki permintaan stabil di pasar domestik. Product Manager Aletra dan SAG, Christo Antyo, mengatakan model anyar tersebut merupakan "adik" dari Aletra L8. Mobil itu juga tetap mengusung konfigurasi tiga baris kursi. "Nanti kita akan meluncurkan istilahnya 'adiknya L8'. MPV, tiga baris. Karena di Indonesia saat ini paling stabil marketnya," ujar Christo, di Alam Sutera, Tangerang, belum lama ini. mobil baru Aletra Christo belum bersedia mengungkap nama model maupun spesifikasi lengkap kendaraan tersebut. Namun, ia memastikan produk anyar itu akan menyasar segmen dengan permintaan yang cukup besar di Indonesia. MPV Masih Jadi Andalan Pasar Menurut dia, MPV masih menjadi salah satu segmen paling menjanjikan di pasar otomotif nasional. Kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan keluarga membuat permintaan mobil tiga baris tetap terjaga, sehingga Aletra kembali memilih segmen tersebut sebagai fokus pengembangan produknya. Berdasarkan pencarian redaksi di internet, terdapat satu model yang memiliki kemiripan dengan L7 EV. Dikutip dari Main-newenergy.com, tidak disebutkan nama modelnya, hanya tertulis MPV Listrik Wuling. Mobil listrik China mirip Aletra L7 EV Namun, logonya berbeda dengan model Wuling lainnya. Jika diperhatikan bentuk lampu depannya, ada kemiripan dengan model Linxys yang sempat dipamerkan pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, beberapa waktu lalu. Untuk diketahui, Linxys adalah merek kendaraan energi baru yang dikembangkan oleh Wuling New Energy, anak usaha dari Guangxi Automobile Group. Meski sama-sama menggunakan nama Wuling, tapi berbeda dengan SAIC-GM-Wuling (SGMW).