Banyak pembaca ingin tahu tentang mobil listrik baru yang akan hadir di Indonesia. Begitu pula dengan artikel mengenai produksi dan penjualan Toyota yang menurun. Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan komparasi WR-V dengan J5 EV. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Jumat (3/4/2026): 1. Menanti Mobil Listrik Baru di Indonesia, Apa Saja? Leapmotor C10 REEV meluncur di Brussels Motor Show 2025 Pabrikan China terus menginvasi Indonesia dengan deretan mobil listrik andalannya. Rencananya, ada beberapa merek baru yang akan masuk ke Tanah Air di 2026. Indomobil kabarnya akan membawa dua merek mobil listrik asal China di Indonesia. Kedua merek yang dimaksud adalah Leapmotor dan Hongqi. 2. Senator AS Sebut Mobil China Kanker, Ingin Larang Total Ilustrasi mobil di China. Senator Partai Republik Bernie Moreno berencana mengajukan rancangan undang-undang (RUU) baru untuk memperketat larangan produsen mobil asal China di Amerika Serikat. Melalui aturan ini, pemerintah AS ingin menutup pasar bagi kendaraan yang memiliki keterkaitan dengan China, baik dari sisi komponen, perangkat lunak, maupun kerja sama bisnis. 3. Produksi dan Penjualan Toyota Turun, Tekanan Industri Makin Terasa Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan. Toyota Motor Corporation (TMC) melaporkan kinerja yang belum sepenuhnya pulih pada awal 2026, di mana produksi global Februari 2026 turun 3,9 persen secara tahunan menjadi 749.673 unit. Koreksi ini memperpanjang tren penurunan selama empat bulan berturut-turut, yang dipicu perlambatan di China dan Jepang. 4. Montir Motor Listrik Andal: Kunci Sukses Konversi 120 Juta Unit Bengkel konversi motor listrik di Solo, bisa mengajukan subsidi Rp 10 juta dari pemerintah Upaya mempercepat konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik tidak hanya soal teknologi dan insentif. Juru Bicara KOSMIK (Komunitas Sepeda/Motor Listrik) Indonesia, Hendro Sutono, mengatakan, di balik target besar tersebut terdapat kebutuhan mendasar yang tak kalah penting, yakni ketersediaan montir yang kompeten. 5. Adu Hemat WR-V vs J5 EV, Bisa Selisih Rp 1,6 Juta per Bulan Jaecoo J5 EV Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia fluktuatif karena mengikuti harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Kondisi ini membuat biaya operasional mobil bermesin bensin bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan penyesuaian harga dari pemerintah dan operator. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang