Mobil yang terparkir di bawah terik matahari bisa membuat suhu kabin terasa sangat panas. Kondisi ini sering membuat pengemudi langsung menyalakan AC dengan suhu paling dingin dan blower pada kecepatan tinggi begitu masuk ke mobil. Kebiasaan tersebut sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Menurut Nurdin, pemilik Cahaya AC Mobil di Depok, Jawa Barat, menyalakan AC dalam kondisi maksimal setelah mobil terjemur tidak akan membuat sistem pendingin cepat rusak. "Tidak merusak. Saat masuk mobil yang dibesarkan itu ada dua speed (blower) dan termostat (suhu)," ujar Nurdin kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi AC mobil "Biasanya ada orang yang mobilnya kejemur, baru masuk mobil langsung hidupkan AC pakai angin, AC tidak nendang, terus pakai angin 3. Itu tidak apa-apa, itu untuk mengurai angin panas supaya cepat dingin," katanya. Menurut Nurdin, penggunaan blower dengan kecepatan tinggi justru membantu mempercepat penyebaran udara dingin di dalam kabin. Setelah suhu kabin mulai turun, pengaturan blower dapat dikembalikan ke tingkat yang lebih rendah sesuai kebutuhan. "Kemudian setelah nanti jalan lebih dingin, biasanya dikembalikan lagi sesuai kebutuhan, pakai angin 1 lagi. Hanya untuk penyebaran saja. Jadi kalau pakai speed 3 lebih cepat menyebar," jelasnya. Pengisian freon AC mobil Jangan Takut Selain blower, pengemudi juga tidak perlu khawatir mengatur termostat pada posisi paling dingin ketika pertama kali menyalakan AC. Pengaturan tersebut membantu sistem AC bekerja untuk menurunkan suhu kabin yang sebelumnya meningkat akibat paparan panas matahari. "Termostatnya juga tidak ada masalah. Langsung dibuat besar," katanya. Dengan demikian, anggapan bahwa AC mobil akan cepat rusak karena langsung dinyalakan dalam pengaturan maksimal setelah mobil terjemur tidak sepenuhnya benar. Namun, ada hal lain yang bisa dilakukan agar proses pendinginan lebih cepat. Bengkel spesialis AC mobil, Cahaya AC Mobil di Cinere, Depok, Jawa Barat. Buka Jendela Nurdin menyarankan pengemudi membuka jendela terlebih dahulu selama beberapa detik sebelum menyalakan AC. Cara sederhana ini bertujuan mengeluarkan udara panas yang terperangkap di dalam kabin. Setelah udara panas berkurang, AC tidak perlu bekerja sendirian untuk menurunkan suhu kabin dari kondisi yang sangat panas. Langkah tersebut juga bisa membuat udara dingin lebih cepat terasa ketika AC mulai bekerja.