Ilustrasi dashboard mobil. Ventilasi udara mobil sering menjadi salah satu bagian yang paling terlupakan saat perawatan kendaraan. Padahal, bagian ini berperan penting dalam sirkulasi udara kabin. Jika ventilasi kotor atau tersumbat, udara yang keluar dari AC atau pemanas bisa terasa pengap, bahkan menimbulkan bau apek yang mengganggu kenyamanan berkendara. Kotoran, debu, serbuk, rambut, atau bahkan jamur dapat menumpuk di ventilasi dan sistem AC jika tidak dibersihkan secara rutin. Dashboard mobil Acura ILX 2013 yang sudah terintegrasi dengan Siri Eyes Membersihkan ventilasi mobil sebenarnya tidak sulit dan bisa dilakukan sendiri dengan alat sederhana. Beberapa alat yang biasanya diperlukan antara lain sikat lembut, kain mikrofiber, kaleng udara bertekanan (compressed air), cairan pembersih ringan, serta cotton bud atau alat khusus pembersih ventilasi untuk area yang sulit dijangkau.Langkah-langkah: Langkah pertama adalah meniup debu dan kotoran menggunakan udara bertekanan agar partikel lepas dari ventilasi. Selanjutnya, gunakan cairan pembersih dan sikat lembut untuk mengangkat kotoran yang menempel, lalu lap permukaannya dengan kain mikrofiber yang sedikit lembap. Bagian ventilasi yang sempit bisa dibersihkan menggunakan cotton bud atau stick pembersih khusus agar semua sudut ventilasi terjangkau. Selain ventilasi, filter kabin (cabin air filter) juga sangat penting dalam menjaga kualitas udara di dalam mobil. Filter ini berfungsi menyaring debu, polutan, dan partikel lain sebelum udara masuk ke kabin.Jika filter kotor atau tersumbat, kotoran akan kembali masuk ke ventilasi, menyebabkan bau tidak sedap dan udara pengap. Oleh karena itu, penggantian filter secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan sangat dianjurkan agar ventilasi dan AC tetap bekerja optimal.Kondisi kabin yang kering dan sirkulasi udara yang baik juga turut memengaruhi kesegaran udara di mobil. Setelah membersihkan ventilasi dan mengganti filter, disarankan untuk membuka jendela sesaat agar kabin tidak lembap, karena kelembapan bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan bau apek.Untuk menambah kesegaran kabin, penyegar udara atau deodorizer bisa digunakan. Pilih aroma yang ringan dan tidak menyengat agar udara tetap nyaman.Alternatif alami seperti arang aktif, kopi bubuk, atau baking soda juga dapat membantu menyerap bau tak sedap di kabin, terutama jika mobil sering digunakan di jalan berdebu atau area yang lembap. Interior mobil mewah. Foto ilustrasi.Merawat ventilasi udara dan filter kabin secara rutin tidak hanya menjaga kabin tetap wangi, tetapi juga meningkatkan kualitas udara yang dihirup penumpang.Udara bersih di dalam mobil sangat penting untuk kesehatan, terutama bagi pengendara dan penumpang yang sering menempuh perjalanan jauh. Dengan perawatan sederhana ini, pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan aman bagi seluruh penghuni mobil.