Berbagai tips seputar penggunaan smart key banyak beredar di media sosial. Salah satunya adalah anggapan bahwa sinyal smart key yang mulai lemah bisa kembali kuat hanya dengan menggesekkannya ke kepala. Lantas, apakah cara tersebut benar-benar efektif? Pemilik Komandan Key, Raymond Lie, memastikan anggapan tersebut hanyalah mitos dan tidak memiliki dasar teknis. "Tidak benar (mitos)," ujar Raymond saat ditemui di Jakarta Utara, Selasa (14/7/2026). Diduga Berasal dari Listrik Statis Raymond menjelaskan, anggapan tersebut kemungkinan muncul karena adanya fenomena listrik statis atau listrik kinetis. Sebagai contoh, saat sebuah benda digesekkan ke rambut, rambut bisa berdiri akibat adanya muatan listrik statis. "Itu biasanya kejadian karena listrik kinetis. Kayak kita gesek-gesek benda atau balon saja, terus taruh ke rambut. Kan rambutnya bisa berdiri sendiri," kata Raymond. Namun, menurut dia, fenomena tersebut tidak ada kaitannya dengan kemampuan smart key memancarkan sinyal. "Secara teknis itu enggak bisa. Sampai sekarang juga belum ada yang membuktikan. Jadi kalau ngomong secara faktanya, ya itu enggak benar," ujarnya. Raymond Lie - Komandan Key Kekuatan Sinyal Bisa Diukur Raymond mengatakan, kondisi smart key sebenarnya dapat diperiksa menggunakan alat khusus. Melalui alat tersebut, teknisi bisa mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi baik, berapa besar tegangan yang dihasilkan, hingga frekuensi sinyal yang dipancarkan. "Kita ada alat tes untuk mengukur berapa voltasenya, frekuensinya berapa. Semua bisa dibaca," kata Raymond. Karena itu, ia menegaskan bahwa kekuatan sinyal smart key tidak bisa dipulihkan hanya dengan menggesekkannya ke kepala atau bagian tubuh lainnya. "Kalau sekadar cuma pakai begitu, ya enggak bisa," ujar Raymond. Smart Key Mulai Lemah Apabila jarak deteksi smart key mulai berkurang atau tombol remote tidak lagi responsif, pemilik mobil sebaiknya memeriksa kondisi baterai terlebih dahulu. Sebab, penyebab paling umum sinyal smart key melemah adalah daya baterai yang mulai habis, bukan karena gangguan pada sinyal yang bisa dipulihkan dengan cara-cara tertentu. Dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat yang tepat atau mengganti baterai jika diperlukan, fungsi smart key dapat kembali bekerja secara normal.