Metode menghilangkan lecet halus pada bodi mobil menggunakan lotion anti nyamuk kerap dipilih oleh banyak orang. Bahkan cara ini kerap digaunkan oleh sejumlah pengguna media sosial. Banyak pemilik mobil tergiur mencoba karena goresan ringan tampak langsung hilang hanya dalam hitungan detik setelah dioleskan dan diusap kain. Justru Berisiko Henry, Supervisor Namuda Auto Body Care Specialist yang berlokasi di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengatakan, lotion anti nyamuk bukanlah cairan ajaib penghilang bodi lecet, melainkan bahan yang justru berisiko merusak lapisan pelindung cat. kadang orang pakai lotion anti nyamuk untuk kepraktisan. Itu jangan dilakukan, bisa merusak cat mobil. Kadang sopir-sopir agar tidak ketahuan bosnya dan biar hemat mereka pakai itu, padahal tidak tepat," katanya kepada Kompas.com, Senin (15/9/2026). Lebih lanjut, lotion anti nyamuk mengandung senyawa kimia yang saat dioleskan ke bodi mobil, zat ini bereaksi dengan melunakkan atau melelehkan lapisan bening (clear coat atau vernis) cat. Efek leleh sementara inilah yang meratakan vernis di sekitar goresan, sehingga lecet terkesan hilang. Meskipun visual awalnya terlihat mulus, efek samping jangka panjangnya justru merugikan pemilik kendaraan. Akibatnya pelindung utama cat mobil terkikis tajam. Jika dioleskan berulang kali, lapisan pelindung ini bisa habis sepenuhnya. Proses menghilangkan baret pada mobil di Namuda Auto Body Care Specialist Cara Aman Untuk menyamarkan bodi mobil yang tergores tanpa merusak cat, Henry menyarankan untuk gunakan produk yang memang dirancang khusus untuk otomotif. Memanfaatkan bahan kimia rumah tangga tanpa memahami efek reaksinya berpotensi memperparah kerusakan cat dan merogoh kocek lebih dalam untuk perbaikan total. "Kompon itu kalau kita beli di toko ada yang sekitar 100 gram, itu ukuran kecil ya. Kalau yang ukuran besar itu harganya Rp 80.000 itu ukuran 1 kil. Kalau yang ukuran kecil harganya lebih terjangkau, nggak sampai Rp 20.000," saran Henry.