Ducati sudah berusia 100 tahun di tahun ini. Untuk merayakannya, pabrikan asal Italia tersebut mengungkapkannya melalui livery tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026. Ducati pertama kali didirikan pada 4 Juli 1926. Selama satu abad berdiri, Ducati sudah banyak memenangkan balapan dari berbagai kejuaraan. Khusus di MotoGP, juara dunia pernah diraih oleh Casey Stoner (2007), Francesco Bagnaia (2022, 2023), Jorge Martin (2024), dan Marc Marquez (2025). Livery tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026 Untuk livery musim ini, Ducati masih setia dengan warna tradisionalnya, yakni merah. Namun, kali ini merah tersebut tidak hanya dikombinasikan dengan warna hitam, tapi juga ada aksen putih di beberapa bagian. “Kami terinspirasi oleh warna-warna dari masa lalu kami,” jelas CEO Ducati Claudio Domenicali, dikutip dari Crash.net, Senin (19/1/2026). “Statistik yang paling menonjol bagi saya adalah 88 podium berturut-turut. Keinginan untuk terus meraih hasil ini sangat memotivasi. Dan, seperti yang selalu dikatakan Gigi (Dall'Igna), setiap musim dimulai dari nol poin,” kata Domenicali. Livery tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026 Marquez, sebagai juara dunia bertahan, sudah memiliki rekor yang sama seperti Valentino Rossi, dengan tujuh gelar di kelas utama. Dia punya peluang untuk menyamai rekor Giacomo Agostini dengan delapan gelar juara dunia. Sementara Bagnaia, musim ini akan menjadi pembuktian bahwa dirinya masih pantas berada di tim pabrikan Ducati. Hasil yang buruk di musim lalu menjadi motivasi besar untuk bisa bangkit dan lebih kompetitif di musim ini. Livery tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026 Seperti pebalap MotoGP kebanyakan, kontrak Marquez dan Bagnaia akan habis di akhir musim ini. Banyak pebalap Ducati lainnya yang mengincar tempat di tim pabrikan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang