Libur panjang Isra Miraj 2026 yang jatuh pada akhir pekan ini diprediksi kembali memicu lonjakan arus lalu lintas di sejumlah ruas tol utama dari dan menuju wilayah Jabodetabek. Jasa Marga memperkirakan kepadatan akan terjadi terutama di ruas tol yang selama ini menjadi favorit pengguna jalan untuk berwisata maupun mudik jarak pendek. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa pada periode Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026, total kendaraan yang keluar dan masuk wilayah Jabodetabek diperkirakan mencapai 1.288.991 kendaraan. Ilustrasi Tol Trans Jawa Angka ini meningkat 5,56 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 1.221.116 kendaraan. Volume tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas yang tercatat di empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Keempat titik ini selama libur panjang kerap menjadi barometer kepadatan lalu lintas, sekaligus penentu potensi kemacetan di jalur-jalur strategis. Rest Area Travoy KM 88B di ruas Jalan Tol Cipularang. “Jasa Marga memastikan kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal,” ujar Rivan, dalam keterangan resmi (15/1/2026). “Terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang di antaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak dan sekitarnya serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung,” kata dia. Berdasarkan prediksi tersebut, ruas Tol Jagorawi menuju kawasan Puncak diperkirakan menjadi salah satu titik paling padat, terutama pada Jumat hingga Sabtu pagi. Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/3/2022). Menurut PT Jasa Marga (Persero) Tbk kemacetan kendaraan menuju Jakarta dari Km 11-200 diakibatkan perbaikan konstruksi jalan dan pengendara dihimbau untuk menggunakan Tol Layang MBZ. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom. Sementara itu, kepadatan juga diprediksi terjadi di Tol Jakarta–Cikampek dan berlanjut ke Tol Cipularang, seiring tingginya minat masyarakat menuju Bandung dan jalur Trans Jawa. Tak hanya lonjakan volume kendaraan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Menjelang libur panjang Isra Miraj 2026, Jasa Marga mengantisipasi prediksi curah hujan menengah hingga tinggi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga diperkuat guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang. Caption: Suasana arus lalu lintas kendaraan di Tol Cipali KM 110 Cilameri Subang. (Foto: Ahya Nurdin/Kompas.com) “Kami juga senantiasa memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol selama periode libur panjang Isra Mikraj 2026,” ucap Rivan. “Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga siap mendukung pengaturan rekayasa lalu lintas seperti contraflow jika diperlukan,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang