Penjualan kendaraan bermotor di Indonesia diproyeksi bakal naik pada Maret 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebutkan faktornya karena ini daya beli masyarakat yang meningkat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026.Belum ada data penjualan mobil dan motor terbaru pada Maret 2026. Namun Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil secara wholesale atau distribusi dari pabrik ke dealer pada Februari 2026 tercatat sebanyak 81.159 unit. Angka tersebut meningkat 22,1 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 66.472 unit. "Pemicu peningkatan penjualan kendaraan bermotor ini utamanya didorong oleh kebutuhan mobil masyarakat Indonesia yang ingin mudik. Angka ini menunjukkan indikasi daya beli masyarakat masih terjaga sepanjang Ramadan dan Idul Fitri," kata Budi dikutip dari Antara.Selain itu, penjualan retail atau dari dealer ke konsumen juga mengalami peningkatan. Pada Februari 2026, retail sales mobil mencapai 78.219 unit atau naik 16,7 persen dibandingkan Januari 2026 yang sebanyak 66.447 unit.Tak hanya mobil, penjualan sepeda motor juga mencatat pertumbuhan. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan distribusi wholesale sepeda motor pada Februari 2026 mencapai 587.354 unit, meningkat sekitar 1, persen dibandingkan Januari 2026 yang sebanyak 577.763 unitBudi optimistis bahwa penjualan mobil dan sepeda motor akan terus meningkat pada Maret 2026."Di bulan Maret 2026 diprediksi secara optimis bahwa diharapkan kenaikan penjualan mobil dan motor meningkat 15 hingga 20 persen dibandingkan dengan bulan Februari," ujarnya.