PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat peningkatan volume lalu lintas di lima ruas tol Regional Nusantara selama periode H-10 hingga H-4 Lebaran 2026 atau 11–17 Maret 2026. Secara total, volume kendaraan yang melintas mencapai 1.311.659 unit. Angka tersebut meningkat 2,85 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 1.275.366 kendaraan. Pada ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa, volume lalu lintas tercatat sebesar 586.770 kendaraan atau naik 1,66 persen dibandingkan kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 151.890 kendaraan meninggalkan Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas, meningkat 6,55 persen dari kondisi normal. Sementara itu, 138.751 kendaraan tercatat menuju Medan melalui gerbang yang sama, naik 2,66 persen. Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026. Kenaikan juga terjadi di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi dengan total 116.878 kendaraan, atau meningkat 10,27 persen dibandingkan kondisi normal. Sebanyak 37.504 kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Kualanamu dari arah Bandara Internasional Kualanamu, naik 13,52 persen. Adapun kendaraan menuju bandara melalui gerbang tersebut tercatat sebanyak 40.126 unit atau meningkat 13,38 persen. Pada ruas Tol Balikpapan–Samarinda, volume lalu lintas mencapai 83.158 kendaraan atau meningkat 13,17 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, ruas Tol Manado–Bitung mencatat 52.024 kendaraan, naik 13,06 persen dari lalu lintas normal. Lonjakan tertinggi terjadi di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo segmen Kartasura–Prambanan dengan total 111.507 kendaraan atau meningkat 18,05 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53.611 kendaraan tercatat menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan, naik 11,01 persen dibandingkan kondisi normal. Tol Manado-Bitung. Selain mencatat peningkatan lalu lintas, Jasa Marga juga terus meningkatkan layanan kepada pengguna jalan. Salah satunya melalui transformasi call center dengan nomor tiga digit yang lebih mudah diakses. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan perubahan ini bertujuan untuk mempermudah pengguna jalan saat membutuhkan bantuan darurat. “Kakses nomor 133 akan mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan bantuan," ujar Rivan, dalam keterangan resminya. "Selain itu, nomor ini juga lebih mudah diingat karena angkanya yang unik. Dengan nomor tiga digit, layanan menjadi lebih responsif serta memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi, melaporkan kejadian darurat, maupun meminta bantuan kepada petugas di lapangan,” kata Rivan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang