Honda Brio Satya S CVT GULIR UNTUK LANJUT BACA Posisi kedua ditempati Daihatsu Sigra dengan distribusi sebanyak 9.750 unit. Kembaran Calya itu masih menjadi pilihan utama keluarga Indonesia yang mencari kendaraan murah dengan kapasitas tujuh penumpang.Honda Brio Satya berada di posisi ketiga dengan total penjualan 9.448 unit. Hatchback kompak tersebut tetap menjadi andalan Honda di segmen mobil murah, terutama untuk konsumen perkotaan dan pembeli mobil pertama.Toyota Agya menempati urutan berikutnya dengan total penjualan 4.953 unit sepanjang Januari hingga April 2026. Model ini masih mampu bersaing di tengah ketatnya pasar city car murah di Indonesia.Sementara itu, Daihatsu Ayla membukukan penjualan 2.914 unit pada periode yang sama. Meski tidak sebesar rival-rivalnya, model tersebut masih memiliki pasar tersendiri berkat harga terjangkau dan biaya operasional yang relatif rendah.Dominasi Calya dan Sigra menunjukkan bahwa konsumen Indonesia masih mengutamakan kepraktisan dan daya angkut dalam memilih mobil murah. Kapasitas tujuh penumpang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan keluarga maupun penggunaan harian. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di sisi lain, Brio Satya tetap mempertahankan popularitasnya sebagai hatchback LCGC paling diminati. Desain ringkas, konsumsi bahan bakar efisien, dan karakter berkendara yang lincah menjadi faktor utama yang membuat model tersebut terus diminati.Total wholesales LCGC nasional selama Januari hingga April 2026 tercatat mencapai 37.823 unit. Angka tersebut memperlihatkan bahwa segmen mobil murah masih menjadi salah satu tulang punggung pasar otomotif nasional.