Kehadiran Omoway Omo-X menambah pilihan di segmen motor listrik premium di Indonesia. Motor bergaya futuristis ini bakal bersaing dengan sejumlah pemain yang lebih dulu hadir, salah satunya Alva One XP. Alva sendiri hadir pada 2022 dan kini sudah punya basis komunitas. Konsumen Perkotaan Omo-X dan Alva One XP sama-sama menyasar konsumen perkotaan yang menginginkan kendaraan listrik dengan teknologi modern serta desain yang berbeda dari motor konvensional. Namun jika dilihat seksama, pendekatan yang ditawarkan cukup berbeda. Alva One XP Desain Dari sisi desain, Omo-X tampil sangat agresif dan futuristis. Garis bodinya tajam dengan lampu LED horizontal yang memberi kesan seperti kendaraan dalam film fiksi ilmiah. Bodinya juga dibuat tertutup dengan desain aerodinamis sehingga tampil modern. Sementara itu, Alva One XP mengusung desain yang lebih kalem dan familiar. Bentuknya masih mempertahankan karakter skuter matik harian, tetapi dengan sentuhan modern melalui kombinasi warna bodi dual tone dan panel instrumen digital baru. Omoway Omo-X Fitur Masuk ke area fitur, Omo-X menawarkan teknologi yang cukup lengkap untuk ukuran sepeda motor. Motor ini dibekali layar pintar HALO 10,25 inci yang mendukung navigasi, kontrol musik, hingga pengaturan Intelligent Kickstand. Selain itu, fitur keselamatannya juga tergolong lengkap, mulai dari dual-channel ABS, Traction Control System (TCS), Hill Descent Control (HDC), sampai AutoHold. Di sisi lain, Alva One XP lebih fokus pada kebutuhan penggunaan harian. Motor ini sudah menggunakan layar TFT adaptive 7 inci yang dapat menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis sesuai kondisi cahaya sekitar. Alva juga menawarkan konektivitas smartphone melalui aplikasi khusus yang memungkinkan pengguna memantau status baterai, live map tracking, trip history, hingga berbagi aktivitas ke media sosial. Alva One XP Performa Soal performa, Omo-X berada di atas One XP. Motor listrik ini memiliki tenaga maksimal 13 kW atau sekitar 17,6 daya kuda dengan torsi mencapai 320 Nm. Akselerasi 0-50 kilometer per jam diklaim bisa dicapai dalam 3,3 detik dengan kecepatan maksimum 113 kilometer per jam. Sementara Alva One XP menggunakan motor listrik hub drive dengan tenaga 4 kW atau sekitar 5,4 daya kuda dan torsi maksimum 46,5 Nm. Kecepatan puncaknya mencapai 90 kilometer per jam. Perbedaan karakter juga terasa pada sektor kaki-kaki. Omo-X menggunakan suspensi depan independent double wishbone yang umumnya ditemukan pada mobil premium atau kendaraan performa tinggi. Omoway Omo-X Teknologi tersebut diklaim membuat motor terasa stabil saat bermanuver maupun ketika melibas jalan tidak rata, dan membuat motor lebih minim gejala diving saat pengereman mendadak. Sebaliknya, One XP memakai konfigurasi yang lebih sederhana dengan suspensi teleskopik di depan dan monoshock di belakang. Karakternya dibuat nyaman untuk mobilitas harian di area perkotaan. Jarak tempuh dan harga Untuk urusan jarak tempuh, Omo-X tipe standar memakai baterai LFP 5,38 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 160 kilometer berdasarkan pengujian WMTC. Sementara Alva One XP dibekali baterai 2,7 kWh dengan jarak tempuh sekitar 70 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Alva One XP di IIMS 2024 Dari sisi harga, Omo-X diposisikan lebih premium. Varian Smart dibanderol Rp 44,5 juta off the road dan Balance Rp 61,5 juta off the road. Selama masa pre-order, harga efektifnya menjadi Rp 35,5 juta hingga Rp 52,5 juta. Adapun Alva One XP dijual Rp 38,5 juta on the road Jabodetabek. Kesimpulan Secara keseluruhan, Omo-X menawarkan pendekatan yang lebih futuristis dengan teknologi dan performa tinggi. Sementara Alva One XP tetap menarik bagi konsumen yang mencari motor listrik praktis dengan fitur modern untuk penggunaan harian, dan harga di bawah Rp 40 juta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang