PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) buka suara soal kemungkinan meluncurkan Suzuki Swift terbaru di Indonesia. Mereka menegaskan, potensi tersebut tetap ada, namun saat ini belum menjadi prioritas.Donny Saputra selaku Deputy Marketing Director PT SIS menjelaskan, pasar roda empat di Indonesia telah bergeser dari hatchback ke SUV. Itulah mengapa, menurutnya, saat ini bukan saat yang tepat untuk meluncurkan Swift terbaru. "Kalau kita lihat, sekarang ada pergeseran tren dari hatchback ke SUV. Itulah kenapa, secara portofolio lebih memilih Fronx ketimbang model-model hatchback termasuk Swift," ujar Donny Saputra saat ditemui di sela-sela Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.Suzuki Swift generasi baru. Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.comMeski demikian, menurut Donny, tren terus berubah dari tahun ke tahun. Dia tak menutup kemungkinan meluncurkan Swift terbaru di Indonesia ketika permintaannya memang ada."Tapi tidak menutup kemungkinan, karena tren kan seperti fashion ya. Jadi, tidak menutup kemungkinan, jika ada perubahan referensi di Indonesia, tentunya kami akan launching sesuatu kebutuhan pasar ya," kata dia.Suzuki Swift terbaru sudah meluncur di India pada 2024. Kendaraan itu menggunakan mesin Z12E 1.200cc bersilinder tiga yang menggantikan mesin K-Series bersilinder empat. Pembekalan tersebut membuat kendaraan mampu menghasilkan tenaga 80 bhp dan torsi 112 Nm. Sementara transmisinya otomatis dan manual lima percepatan.Mesin Z12E yang dipakai Suzuki Swift baru diklaim lebih irit dibandingkan mesin K-Series. Bahkan, menurut pengujian tim internal Maruti Suzuki, konsumsi bahan bakarnya tembus 24,8 km per liter!Ketika pertama meluncur di India, Suzuki Swift terbaru dibanderol Rp 125 juta untuk varian terendah (LXI) dan Rp 186,2 juta untuk varian tertinggi (ZXI+ AGS Dual Tone).