Masih banyak pemilik motor listrik yang menganggap kendaraannya minim perawatan karena tidak menggunakan mesin pembakaran seperti motor bensin. Padahal, menurut pelaku usaha bengkel spesialis kendaraan listrik, motor listrik tetap membutuhkan servis berkala untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan yang lebih besar. Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengatakan motor listrik tetap memerlukan perawatan rutin. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat Alasannya, karena merupakan kendaraan yang digunakan setiap hari dan memiliki banyak komponen bergerak yang mengalami keausan. "Sebenarnya perlu (servis berkala), karena ini barang bergerak, bukan barang diam seperti TV. Pasti ada servis rutinnya. Memang kebanyakan pabrikan di Indonesia belum merilis juklak resmi seperti pabrikan yang mewajibkan servis tiap berapa kilometer,” ujar Muhlasin, kepada Kompas.com belum lama ini. Servis Motor Listrik “Tapi beberapa brand sebenarnya sudah ada juklaknya untuk pengecekan pengereman, komstir, kondisi baterai, serta pengecekan soket dan kabel-kabel. Masalah perkabelan ini sangat vital di kendaraan listrik. BLDC juga perlu perawatan rutin seperti ganti seal,” kata dia. Menurutnya, salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna adalah menganggap motor listrik bebas perawatan karena tidak perlu ganti oli mesin. Padahal, komponen lain seperti sistem pengereman, roda, kabel, hingga motor penggerak listrik tetap harus diperiksa secara berkala. Servis Motor Listrik Perkabelan dan BLDC Jadi Komponen Vital Muhlasin menjelaskan bahwa salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian khusus adalah BLDC (Brushless DC Motor), yang berfungsi sebagai motor penggerak kendaraan. Komponen tersebut memiliki seal yang berfungsi mencegah masuknya air dan kotoran ke dalam sistem motor. Jika kondisinya sudah menurun dan tidak segera diganti, risiko kerusakan pada motor penggerak bisa meningkat. "Di as roda, ada komponen Seal itu ada umurnya. Kalau sudah keras, air bisa masuk ke BLDC. Pabrikan memang tidak merilis jadwal resminya, jadi kami berpatokan pada kendaraan bensin,” ucap Muhlasin. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat Selain BLDC, kondisi soket, kabel, dan konektor juga perlu diperiksa secara berkala. Pada kendaraan listrik, gangguan kelistrikan sering kali berawal dari koneksi kabel yang longgar, berkarat, atau terkena air. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih mahal. Idealnya Servis Setiap Enam Bulan Karena sebagian besar pabrikan motor listrik belum memiliki standar servis berkala yang seragam, bengkel biasanya memberikan panduan berdasarkan pola penggunaan kendaraan. Ilustrasi servis motor listrik di EV Solution. Muhlasin menyarankan pemilik motor listrik melakukan pemeriksaan menyeluruh setidaknya setiap enam bulan sekali. Namun, untuk kendaraan dengan intensitas penggunaan tinggi, interval servis sebaiknya lebih sering. "Tergantung brand kualitas seal-nya. Kalau di motor listrik, karena belum ada patokan kilometer yang akurat, kami mengedukasi pelanggan untuk check up setiap 6 bulan sekali,” kata Muhlasin. “Tapi kalau untuk yang mobilitasnya tinggi seperti ojek online, harusnya setiap bulan. Kalau cuma buat emak-emak ke pasar atau sekolah, bolehlah 6 bulan sekali. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang