Harga unit bekas Toyota Starlet generasi pertama atau yang akrab disapa Starlet Kotak kini tergolong makin ramah di kantong. Berbekal dana mulai dari Rp 30 jutaan, konsumen sudah bisa memboyong hatchback klasik era 1980–1990-an ini. Namun, calon pembeli diingatkan untuk tidak sekadar tergiur banderol murahnya. Pasalnya, memboyong Starlet Kotak dalam kondisi "bahan" membutuhkan dana ekstra yang tidak sedikit untuk perbaikan agar mobil aman dan nyaman dipakai harian. Toyota Starlet Kotak 1.3 XL 1986 Keropos dan Biaya Restorasi Mamang Mawardi, pemilik bengkel spesialis Toyota Starlet Depok Auto Care, menjelaskan bahwa dari segi pasaran, modal membeli bahan Starlet Kotak memang lebih murah jika dibandingkan dengan Starlet Kapsul. Namun, sektor bodi kerap menjadi kendala terbesar. “Kita ngomong bahan, Starlet Kotak itu terlepas umur, memang relatif pasti keropos. Itu kan dandannya pasti mahal dan lama,” kata Mamang kepada Kompas.com belum lama ini. Padahal dari segi mekanis dapur pacu, mesin yang digendong Starlet Kotak sebenarnya relatif serupa dengan generasi Kapsul. Namun, perbaikan sektor bodi dan sasis yang termakan usia memerlukan proses restorasi yang panjang serta memakan biaya besar. Toyota Starlet kotak Barang Mahal dan Prestise Tinggi Mamang menambahkan, jika calon konsumen tidak benar-benar menyukai desain Starlet Kotak, meminang varian Kapsul menjadi pilihan yang jauh lebih aman untuk menekan pengeluaran. “Kalau enggak minded yang Kotak, enggak usah, karena sudah pasti mahal, memang prestise. Main Starlet Kotak kalau bagus juga akan lebih ditengok orang daripada Kapsul. Karena memang seperti itu, barang-barangnya juga mahal,” kata Mamang. Di sisi lain, para pencinta Starlet yang sudah puas dengan varian standar umumnya mulai melirik modifikasi ke arah spesifikasi pasar global (JDM/Export specification). Ilustrasi Toyota Starlet Kotak “Starlet yang masuk Indonesia itu paling basic. Padahal di luar banyak banget, injeksi, turbo, dua pintu, 4WD,” ujarnya. Perburu komponen langka dari luar negeri ini dipicu oleh keinginan para pemilik untuk membangkitkan kenangan lama sekaligus merasakan sensasi berkendara yang lebih maksimal. “Dulu enggak kepikiran, sekarang pada mau rasakan seperti apa. Artinya orang mau bangkitkan kenangan lama,” kata Mamang. Oleh karena itu, meminang Toyota Starlet Kotak harga murah bukan berarti bebas masalah. Calon pembeli harus bijak memperhitungkan alokasi dana tambahan untuk perbaikan bodi, berburu sparepart yang kian langka, hingga biaya restorasi agar mobil tidak sekadar jadi pajangan di garasi.