Peralatan darurat merupakan perlengkapan standar yang diberikan oleh diler kendaraan. Namun, benda-benda tersebut dapat terselip atau hilang sehingga perlu diperiksa dan disiapkan sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, konsumen juga perlu menyiapkan peralatan darurat tambahan agar kendala di jalan dapat ditangani dengan lebih mudah. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Yogyakarta, mengatakan peralatan seperti dongkrak, kunci roda, ban serep, dongkrak, kunci busi, segitiga pengaman, dan kunci-kunci umum lainnya perlu disediakan di dalam bagasi kendaraan. Dengan kelengkapan tersebut, pengendara dapat mengatasi masalah darurat seperti mengganti ban serep. "Misalnya ban kempis karena bocor, pengendara seharusnya bisa menggantinya dengan ban serep untuk menuju bengkel terdekat atau mencari pertolongan. Itu membutuhkan kunci roda dan dongkrak," ujar Hardi kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain kunci-kunci tersebut, pengendara juga perlu membawa kabel jumper aki. Alat ini penting untuk menghidupkan mobil yang mogok akibat aki yang tekor. Ban Cadangan Velg Kaleng 195/50 R16 Suzuki Fronx GL Penerangan seperti senter, jas hujan, payung, dan alat pemadam kebakaran juga bisa menjadi perlengkapan darurat tambahan yang perlu disiapkan. "Misalnya, alat pemadam kebakaran kecil bisa digunakan dalam keadaan darurat, seperti jika terjadi kebakaran di sekitar mobil, sehingga api dapat segera dipadamkan dan dampak kebakaran tidak meluas," ucap Hardi. Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) juga menjadi benda penting lainnya yang bisa digunakan saat kondisi darurat. Pengendara perlu memeriksa dan melengkapi isinya sesuai kebutuhan, seperti plester, perban, antiseptik, dan obat-obatan dasar seperti penurun demam, anti-alergi, obat sakit kepala, dan sejenisnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang