Royal Enfield tidak mau tinggal diam melihat persaingan motor kelas menengah yang semakin panas. Pabrikan legendaris ini dikabarkan tengah menyiapkan serangan besar-besaran untuk tahun fiskal 2027 (FY2027). Dikutip dari Autocar India, Royal Enfield berencana meluncurkan lima model motor baru. Tidak hanya itu, mereka juga menyiapkan pembaruan untuk 13 model yang sudah ada di pasaran saat ini. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Royal Enfield yang saat ini masih mendominasi segmen 500cc-800cc dengan pangsa pasar mencapai 90 persen, berkat kesuksesan lini 650 Twin mereka. Spyshot Royal Enfield Continental GT 750 Bocoran mengenai lima model baru tersebut mencakup Bullet 650, Himalayan 440, Continental GT750, Himalayan 750, dan Scram 450. Menariknya, kehadiran mesin 750cc ini akan menjadi babak baru bagi Royal Enfield untuk naik kelas, melampaui platform 650cc yang ada sekarang. Munculnya Continental GT750 dan Himalayan 750 tentu menjadi sinyal kuat bahwa mereka ingin memberikan pilihan lebih bagi konsumen setia mesin 350cc yang ingin naik kelas ke performa yang lebih tinggi. Agresivitas Royal Enfield ini bukan tanpa alasan. Persaingan di kelas mid-size memang sedang ketat-ketatnya. Nama-nama besar seperti Harley-Davidson, Honda, dan Triumph terus memperluas jangkauannya. Belum lagi tekanan dari pabrikan domestik India seperti Bajaj yang bekerja sama dengan Triumph untuk menggoyang pasar inti Royal Enfield. Meski dikepung banyak lawan, performa penjualan Royal Enfield justru sedang di puncak. Pada tahun fiskal 2026, mereka berhasil mencatatkan rekor distribusi hingga 1,2 juta unit secara global, atau naik sekitar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk FY2027, mereka menargetkan pertumbuhan dua digit di pasar domestik dengan target produksi mencapai 13,2 juta unit. Selain fokus pada mesin konvensional (ICE), Royal Enfield juga mulai melirik masa depan dengan memperkenalkan Flying Flea C6 sebagai motor listrik pertama mereka. Dengan strategi "keroyokan" produk baru di berbagai segmen ini, menarik untuk ditunggu bagaimana dampaknya terhadap pasar motor sport dan petualang, termasuk potensi kehadirannya di pasar Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang