Penyebab rem sepeda motor bunyi berdecit bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari kondisi kampas, cakram, hingga kebiasaan berkendara. Kondisi ini tidak normal, maka konsumen perlu segera memperbaikinya. Rem yang normal, saat pengendara menarik tuas tidak akan muncul bunyi berdecit atau sejenisnya, seperti kondisi sebelum-sebelumnya. Gio, pemilik bengkel sepeda motor Giovani Motor Cawas Klaten mengatakan sebenarnya ada beberapa faktor yang membuat rem motor bunyi berdecit, dan itu tidak normal. “Kalau normal, rem tidak akan berbunyi, biasanya rem sudah waktunya servis atau kotor, sehingga pertautan kampas rem dan tromol atau cakram terhalang oleh debu, akibatnya rem berdecit,” ucap Gio kepada KOMPAS.com, Kamis (6/11/2025). Gio mengatakan, kotoran tak hanya menyebabkan bunyi tapi juga membuat kampas dan tromol/cakram lebih cepat uas. Alasannya, kotoran bisa mengikis kedua komponen yang bergesekan tersebut. “Lebih cepat aus, aus tidak rata, bergaris, atau biasa disebut mengantung, permukaan cakram atau tromol jadi cekung, ini kerugian tentu saja, komponen harusnya bisa berusia lebih lama,” ucap Gio. Rem motor blong. Tak hanya berpengaruh pada usia pakai komponen, sistem rem juga akan terganggu oleh kotoran. Dampaknya, daya pengereman bisa berkurang karena kotoran menghalangi kampas untuk menekan tromol/cakram secara langsung. “Bahaya, rem menjadi kurang pakem, jarak pengereman lebih panjang, dan ini mengganggu pengendara, maka dari itu jika sudah muncul bunyi berdecit, konsumen sebaiknya ke bengkel untuk pemeriksaan,” ucap Gio. Rem bunyi berdecit juga bisa menjadi tanda bahwa kampas rem sudah tipis dan waktunya ganti. Normalnya, tromol/cakram akan bergesekan dengan permukaan kampas, tapi karena sudah tipis gesekannya dengan logam, selaku dudukan kampas. “Jangan sampai kehabisan kampas rem, ini fatal dan mungkin saja terjadi untuk motor yang durasi pakainya lama atau motor jarang melakukan perawatan, karena jarang diperiksa bisa saja kehabisan kampas,” ucap Gio. Jadi, ketika rem motor muncul bunyi berdecit sebaiknya konsumen segera ke bengkel untuk melakukan pemeriksaan atau perawatan agar performa rem prima dan dapat meningkatkan faktor keselamatan pengendara. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.