Setelah puas melakukan pengujian di ruas jalan perkotaan dari Wuhu ke Nanjing 160 kilometer (km), pihak redaksi Kompas.com juga mendapat kesempatan untuk menjajal iCar V27 di jalanan offroad. Pengujian dilakukan di area khusus wilayah Wuhu Longshan Branch dengan trek khusus yang dirancang untuk mensimulasikan berbagai kondisi medan ekstrem, mulai dari jalur berlumpur, tanah longgar, hingga kontur berbukit. Sesi ini dijalankan secara bergantian bersama rekan media lain, di mana setiap peserta mendapat satu kali kesempatan untuk menjajal langsung kemampuan SUV listrik berteknologi range extender electric vehicle (REEV) tersebut. road iCar V27 Menariknya, unit yang digunakan tidak dibekali ban all-terrain, melainkan hanya ban semi off-road. Namun, hal tersebut tidak serta-merta membatasi kemampuannya saat melibas medan sulit. Torsi Besar Tetap Terasa Sejak awal mencoba, impresi paling terasa datang dari sektor tenaga. V27, khususnya varian Intelligent Wheel Drive alias AWD, memiliki torsi hingga 505 Nm yang disalurkan melalui motor listrik. Karakter khas REEV, di mana mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator, membuat penyaluran tenaga terasa instan tanpa jeda layaknya mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) Hasilnya, dorongan tenaga tetap terasa besar dan konsisten, bahkan saat melintasi jalur berlumpur maupun permukaan tidak rata. Respons ini memberi kepercayaan diri lebih bagi pengemudi ketika harus menjaga momentum di medan dengan traksi rendah. Test off-road iCar V27 Handling di Jalan Licin Salah satu hal paling menarik datang dari sektor handling. Dalam kondisi jalur berlumpur, setir biasanya perlu sering dikoreksi untuk menjaga arah kendaraan tetap lurus. Namun pada V27, sistem i-AWD dan kontrol traksi bekerja cukup cerdas. Saat setir dilepas, mobil dapat secara otomatis mengoreksi arah dan kembali lurus dalam waktu singkat. Responsnya terasa cepat dan presisi, membuat pengendalian menjadi lebih mudah. Karakter ini sangat membantu, terutama bagi pengemudi pemula yang belum terbiasa menghadapi medan off-road. Selama pengujian, mode berkendara yang digunakan masih Sport dan belum dilakukan pengaturan khusus ke mode off-road. Meski begitu, kemampuan adaptasi kendaraan terasa baik. Kontur Berbukit Selain jalur licin, pengujian juga mencakup kontur berbukit dengan sudut tanjak dan turunan yang cukup ekstrem. Dalam kondisi ini, dimensi dan geometri bodi V27 turut berperan penting. SUV dengan panjang hampir 5 meter ini memiliki ground clearance di kisaran 220 mm hingga 225 mm, serta sudut masuk (approach angle) dan sudut keluar (departure angle) yang tergolong baik. Kombinasi ini membuat mobil mampu melintasi rintangan tanpa khawatir bagian bawah bodi mudah bersinggungan dengan permukaan jalan. Test off-road iCar V27 Dukungan sistem penggerak semua roda juga membantu menjaga traksi tetap optimal saat menanjak maupun menurun. Kesimpulan Pengujian ini menunjukkan bahwa iCar V27 tidak hanya kuat di atas kertas, tapi juga mampu memberikan performa nyata di medan off-road. Tenaga besar yang responsif, dipadukan dengan sistem pengendalian yang cerdas, membuat mobil ini tetap mudah dikendalikan bahkan di kondisi sulit. Menariknya, seluruh kemampuan tersebut tetap dibalut dengan karakter berkendara yang terasa dewasa, sehingga V27 tidak hanya tangguh, tetapi juga tetap nyaman dan bersahabat bagi pengemudi dari berbagai level pengalaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang