Banyak pembaca ingin tahu tentang ironi truk di Indonesia. Begitu pula dengan artikel mengenai nasib Foton eTruckMate untuk Jaklingko. Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan mobil injeksi yang lebih tahan BBM oktan rendah. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Kamis (9/4/2026): 1. Ironi Truk di Indonesia: Cuma 4 Persen, Tapi Sumbang 40 Persen Emisi Deretan truk yang antre di Dermaga Bulusan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Jumlahnya kecil, tapi dampaknya besar. Populasi truk di Indonesia hanya sekitar 4 persen dari total kendaraan bermotor, namun menyumbang lebih dari 40 persen emisi di sektor transportasi. Fakta ini menunjukkan ironi dalam sistem transportasi nasional. Kendaraan yang secara populasi minor justru menjadi kontributor utama polusi udara, terutama dari aktivitas logistik yang bergantung pada truk berbahan bakar diesel. 2. Prabowo Resmikan Pabrik VKTR Magelang, Produksi Bus & Truk Listrik Presiden Prabowo berpidato meresmikan pabrik bus dan truk listrik VKTR di Magelang, 9 April 2026. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial milik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Dalam peresmian tersebut, Prabowo tampak meninjau langsung lini produksi, mulai dari bus listrik ukuran besar, mikrobus, hingga truk listrik yang disiapkan untuk kebutuhan transportasi publik dan logistik. 3. Nasib Foton eTruckMate untuk Jaklingko, Menanti Update Baterai Foton eTruckMate untuk Jaklingko Wacana elektrifikasi angkutan kota (angkot) di Jakarta melalui program Jaklingko terus bergulir. Salah satu merek yang sempat mencuri perhatian adalah Foton Indonesia lewat produk eTruckMate versi angkot listrik. Meski sudah menjalani proses uji coba selama beberapa bulan, hingga kini unit operasional angkot listrik eTruckMate belum juga terlihat berseliweran di jalanan Ibu Kota. 4. Adopsi Kendaraan Listrik Indonesia Lambat? Insentif Saja Tak Cukup! Ilustrasi mobil listrik. Upaya percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia dinilai belum memberikan dorongan yang cukup kuat. Meskipun berbagai insentif fiskal telah digelontorkan pemerintah, peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke electric vehicle (EV) masih berjalan relatif lambat. 5. Mobil Injeksi Lebih Tahan BBM Oktan Rendah? Ini Penjelasan Ahli Ilustrasi SPBU. Benarkah isi BBM saat siang hari jumlahnya lebih sedikit? Mobil modern saat ini umumnya sudah menggunakan sistem injeksi yang lebih canggih dibandingkan teknologi lama. Selain membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien, sistem ini juga membantu mesin bekerja lebih optimal dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang