Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menilai rencana pemerintah menetapkan insentif pembelian motor listrik sebesar Rp 3 juta per unit masih belum ideal. Ketua Umum Aismoli Budi Setiyadi mengatakan, besaran tersebut masih jauh di bawah insentif yang pernah diberikan pemerintah pada 2023-2024, yakni Rp 7 juta per unit. Menurut Budi, jika pemerintah memiliki kemampuan anggaran yang lebih besar, besaran insentif sebelumnya dinilai lebih efektif untuk mendorong masyarakat beralih dari sepeda motor berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik. "Ya kalau dibilang kurang pasti kurang idealnya, mungkin (idealnya) kembali ke yang 2023-2024 sebesar Rp 7 juta. Tapi kan kita juga memaklumi juga mungkin kenapa sampai Pak Purbaya menyampaikan demikian," ujar Budi, kepada Kompas.com, Senin (24/8/2026). Besaran insentif menjadi penting karena harga motor listrik yang beredar di Indonesia saat ini rata-rata masih berada di atas Rp 20 juta. Dengan rentang harga tersebut, motor listrik secara nominal masih harus berhadapan langsung dengan motor bensin yang sudah lebih dulu populer di masyarakat. Kondisi ini membuat harga menjadi salah satu tantangan utama dalam memperluas pasar motor listrik. Jajaran motor listrik Honda Konsumen tidak hanya mempertimbangkan teknologi dan biaya operasional, tetapi juga harga pembelian awal kendaraan. Harga Masih Setara Motor Bensin Di sisi lain, pabrikan sebenarnya memiliki opsi untuk membuat harga motor listrik lebih rendah, bahkan di bawah Rp 20 juta. Salah satu caranya adalah menerapkan skema baterai sewa. Motor listrik Polytron FOX R di GIIAS Dalam skema tersebut, konsumen tidak membeli baterai sebagai bagian dari kendaraan. Harga motor bisa ditekan karena komponen baterai tidak dibebankan sepenuhnya dalam harga jual. Sebagai gantinya, konsumen dikenakan biaya berlangganan baterai. Besarannya umumnya berada di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per bulan, tergantung skema yang ditawarkan masing-masing pabrikan. Ada subsidi motor listrik dari Yadea selama Jakarta Fair 2023 Model tersebut memang bisa membuat harga awal motor listrik terlihat lebih murah.