Armada kendaraan Carabinieri berisi beragam model untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sedan dinas klasik hingga mobil off-road, plus SUV yang tak pernah absen. Selama 75 tahun—yang dirayakan di salju Val Gardena—deretan kendaraan ini juga mengandalkan model-model berlogo Alfa Romeo. Kemitraan yang pada 2026 akan genap berusia 75 tahun. Pasalnya, pada 1951 Alfa Romeo pertama untuk Carabinieri mulai bertugas. Bersama mobil-mobil “Biscione”, lahirlah sebutan Gazzelle, kendaraan untuk Nucleo Radiomobile—unit patroli respons cepat milik Carabinieri. Awal yang Tak Biasa: Matta Alfa Romeo pertama yang masuk dinas Carabinieri boleh jadi salah satu produk paling unik pabrikan ini: Matta, nama resminya 1900 M. Ini adalah SUV/4x4 pertama sekaligus satu-satunya dari Biscione, dan mulai digunakan pada 1951. Namun, pada 1963 kerja sama Alfa Romeo dan Carabinieri makin erat dengan kedatangan Giulia, yang digunakan hingga 1968 (di beberapa barak bahkan lebih lama) dan menjadi cikal bakal Gazzelle, mobil Nucleo Radiomobile sebagai unit respons cepat Carabinieri. Ciri khasnya adalah warna hijau—yang kemudian pada 1970-an diganti menjadi livery biru-putih seperti sekarang. Giulia direkrut dalam beberapa versi, yang dari waktu ke waktu dibuat semakin bertenaga. Alfa Romeo Giulia Carabinieri Alfa Romeo Alfetta Carabinieri Foto oleh: Alfa Romeo Dengan hadirnya Alfa Romeo Alfetta, diperkenalkan hal baru yang penting pada Gazzelle: lampu rotator ganda di atap, agar lebih mudah terlihat dibanding pendahulunya yang hanya memiliki satu titik lampu di tengah. Berikutnya giliran Alfa Romeo 75, bermesin 1.8 dan mampu menembus 190 km/jam, angka yang sangat tinggi pada masanya. Di sampingnya ada model flagship kala itu, Alfa Romeo 90. Alfa Romeo 75 Carabinieri Alfa Romeo 90 Carabinieri Foto oleh: Alfa Romeo Memasuki 1990-an, hadir Alfa Romeo 155, Alfa pertama dalam sejarah Carabinieri yang menggunakan penggerak roda depan. Model ini kemudian disusul dua model bersejarah lain, yaitu 156 dan 159. Paket modifikasi khusus untuk Gazzelle (termasuk perlindungan balistik/anti-peluru) dilakukan langsung di pabrik Pomigliano d'Arco. Pada 156, untuk pertama kalinya digunakan sekat antara kursi depan dan belakang, sementara 159 menjadi Gazzella pertama yang memakai mesin diesel, tepatnya 2.4 JTDM bertenaga 200 CV (sekitar 147 kW). Alfa Romeo 159 Carabinieri Alfa Romeo Giulia Quadrifoglio Carabinieri Foto oleh: Alfa Romeo Pada 2010, giliran Giulietta masuk ke armada Carabinieri, dengan pilihan mesin diesel 1.6 dan 2.0. Pada 2016 Alfa Romeo kembali ke penggerak roda belakang dan Carabinieri pun ikut, dengan memasukkan Giulia generasi baru, termasuk versi Quadrifoglio bermesin V6 510 CV (sekitar 375 kW). Sedan Biscione ini menjadi Gazzella paling bertenaga yang beroperasi. Alfa Romeo terbaru yang bergabung dalam armada Carabinieri adalah Tonale, ditenagai mesin 1.5 hybrid 160 CV (sekitar 118 kW).