V RS e:HEV atau HR-V hybrid menjadi salah satu SUV elektrifikasi yang menarik perhatian konsumen Indonesia karena menawarkan konsumsi BBM yang lebih irit dibanding model sebelumnya. Namun, selain efisiensi bahan bakar, biaya kepemilikan juga menjadi faktor penting yang sering dipertimbangkan calon pembeli, terutama untuk varian termurah. PT Honda Prospect Motor (HPM) sendiri memberikan keuntungan berupa gratis biaya servis untuk jasa hingga empat tahun atau 50.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. Test drive Honda HR-V Hybrid varian termurah Meski begitu, konsumen tetap harus membayar biaya suku cadang sejak servis pertama, sehingga biaya perawatan tetap perlu diperhitungkan. Honda menyarankan perawatan berkala dilakukan setiap interval 10.000 km atau sekitar enam bulan sekali. Sayangnya, Honda tidak merinci komponen apa saja yang diganti di setiap periode, namun pada umumnya servis berkala mencakup penggantian oli mesin, oli transmisi, filter udara, filter AC, filter oli, busi, hingga minyak rem. Test drive Honda HR-V hybrid varian termurah Menariknya, perawatan HR-V hybrid ini tidak berbeda dengan HR-V generasi sebelumnya meskipun sudah dilengkapi teknologi e:HEV. Berdasarkan biaya servis berkala di bengkel resmi Honda, pemilik perlu menyiapkan anggaran total sekitar Rp 14.102.090 untuk perawatan selama lima tahun atau 100.000 km. Jika dibagi rata per tahun, maka biaya servis yang harus disiapkan adalah sekitar Rp 2.820.418. Honda HR-V e:HEV jadi varian hybrid termurah saat ini. Selain biaya servis, komponen besar lainnya dalam biaya kepemilikan adalah pajak kendaraan bermotor yang wajib dibayarkan setiap tahun. Untuk Honda HR-V hybrid termurah, PKB tercatat sebesar Rp 6.888.000 ditambah SWDKLLJ Rp 143.000, sehingga total pajak tahunan menjadi Rp 7.031.000. Perlu diketahui, angka pajak ini mengacu pada STNK atas nama perusahaan di Jakarta sehingga bisa berbeda tergantung wilayah dan status kepemilikan. Honda HR-V e:HEV jadi varian hybrid termurah saat ini. Jika biaya servis tahunan dan pajak digabungkan, maka total biaya kepemilikan Honda HR-V hybrid termurah selama setahun mencapai Rp 9.851.418. Dengan demikian, konsumen perlu menyisihkan dana sekitar Rp 820.951 per bulan atau kurang lebih Rp 27.365 per hari selama 5 tahun, untuk menanggung biaya kepemilikan rutin di luar cicilan dan pengeluaran bahan bakar. Test drive Honda HR-V Hybrid varian termurah Berikut biaya servis berkala di bengkel resmi Honda untuk HR-V hybrid: - 6 Bulan / 10.000 km: Suku cadang Rp 659.340- 12 Bulan / 20.000 km: Suku cadang Rp 708.180- 18 Bulan / 30.000 km: Suku cadang Rp 1.040.070- 24 Bulan / 40.000 km: Suku cadang Rp 907.980- 30 Bulan / 50.000 km: Suku cadang Rp 659.340 Jika dihitung total biaya perawatan selama lima tahun atau 100.000 km, pemilik harus menyiapkan anggaran sekitar Rp 14.102.090. Dengan kata lain, rata-rata biaya perawatan per tahun adalah Rp 2.820.418. Adapun biaya pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dibayarkan rutin tiap tahun sebesar Rp 6.888.000 dan biaya SWDKLLJ Rp 143.000. Total pajak tahunan menjadi Rp 7.031.000. Jika biaya servis tahunan dan pajak digabungkan, maka total biaya kepemilikan Honda HR-V hybrid termurah selama setahun adalah Rp 9.851.418 per tahun. Agar lebih mudah dipahami, biaya tersebut setara dengan; per bulan sekitar Rp 820.951, dan per hari sekitar Rp 27.365. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang