PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan generasi kesembilan Toyota Hilux untuk pertama kalinya ke publik di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pikap legendaris ini mendapat pembaruan menyeluruh, mulai dari performa mesin, desain, fitur, hingga hadirnya pilihan Battery Electric Vehicle (BEV). Marketing Director PT TAM Hiroyuki Oide mengatakan, generasi terbaru ini bukan sekadar model baru melainkan kelanjutan dari perjalanan panjang Hilux yang telah dibangun bersama pelanggan di berbagai belahan dunia. Toyota New Hilux "Hilux bukan hanya dikenal karena dipasarkan di lebih dari 190 negara, tapi juga karena sudah digunakan dalam berbagai kondisi ekstrem. Pengalaman nyata pelanggan menjadi dasar kami terus menyempurnakan Hilux dari generasi ke generasi," ujar dia di ICE BSD City, Tangerang, Senin (3/8/2026). Menurut dia, ketangguhan Hilux dibangun dari tiga nilai utama Toyota, yakni Quality, Durability, dan Reliability (QDR). Filosofi tersebut yang selama puluhan tahun membuat Hilux dipercaya sebagai kendaraan operasional di sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi, logistik, hingga kendaraan petualangan. "Kami terus mendengarkan masukan pelanggan, mulai dari performa, kemampuan di berbagai kondisi, hingga fitur yang membuat pengalaman berkendara semakin nyaman. Semua itu menjadi dasar pengembangan Hilux terbaru," kata Oide. Mesin lebih bertenaga Salah satu perubahan terbesar pada Hilux generasi kesembilan adalah penggunaan mesin diesel 1GD-FTV 2.8 liter yang kini menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm. Toyota mengeklaim peningkatan performa tersebut membuat Hilux semakin siap digunakan untuk membawa muatan berat maupun melintasi medan off-road. Seluruh varian 4x4 juga tetap dibekali sistem Part Time 4WD dengan Rear Differential Lock. Selain sektor performa, Toyota turut menyegarkan desain eksterior melalui konsep Cyber SUMO dengan tampilan lebih gagah, lampu LED baru, gril lebih besar, hingga ground clearance yang meningkat menjadi 312 mm. Pada interior, varian tertinggi V mendapat layar multimedia 12,3 inci, panel instrumen digital 12 inci, wireless charger, Multi-Terrain Select, hingga paket keselamatan Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Hadir Hilux BEV Selain versi diesel, Toyota juga memperkenalkan Hilux Battery EV sebagai bagian dari strategi multipathway perusahaan. Varian listrik tersebut menggunakan dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive (AWD) yang menghasilkan tenaga maksimal 144 kW. Toyota Hilux Sumber energinya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh. Menurut Oide, kehadiran Hilux Battery EV menjadi pilihan baru bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan operasional rendah emisi tanpa menghilangkan karakter tangguh yang selama ini menjadi identitas Hilux. "Hilux akan terus berevolusi. Namun satu komitmen kami tidak berubah, yaitu menghadirkan kendaraan yang tangguh, dapat dipercaya, dan selalu bisa diandalkan pelanggan," kata Oide. Toyota memasarkan Hilux generasi terbaru dengan harga Rp 416,8 juta hingga Rp 574,2 juta untuk varian diesel. Sementara Hilux Battery EV dipasarkan dengan banderol Rp 1,019 miliar (OTR Jakarta).