SUV plug-in hybrid terbaru, Omoda C9 PHEV, resmi meluncur di Malaysia setelah sebelumnya diperkenalkan pada Oktober tahun lalu. Mobil ini dijual dengan harga sekitar RM208.800 atau setara Rp 904 jutaan (on the road tanpa asuransi).Pada tahap awal, model ini dijual dalam bentuk impor utuh (CBU) dengan jumlah terbatas, 50 unit. Selanjutnya, unit rakitan lokal (CKD) akan dibuat di Shah Alam, untuk memenuhi permintaan pasar.Dikutip dari Paultan, secara teknis Omoda C9 PHEV mengusung sistem Super Hybrid System (SHS) yang juga digunakan pada Jaecoo J7 PHEV. Bedanya, C9 PHEV dibekali transmisi hybrid tiga percepatan (DHT) yang memungkinkan mesin bensin ikut menggerakkan roda pada kecepatan rendah. Sistem penggeraknya terdiri dari mesin bensin turbo 1,5 liter bertenaga 143 PS dan torsi 215 Nm, dikombinasikan dengan motor listrik ganda di depan serta satu motor di belakang. Total output gabungan mencapai 537 PS dan 650 Nm, dengan sistem penggerak all-wheel drive (AWD).Berkat tenaga tersebut, mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 4,9 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 180 km/jam.Untuk sektor elektrifikasi, Omoda C9 PHEV dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 34,46 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 145 km (WLTP). Jika digabung dengan tangki bahan bakar 70 liter, jarak tempuh totalnya bisa mencapai 1.100 km.Pengisian daya pun tergolong cepat, dengan dukungan fast charging DC hingga 70 kW yang mampu mengisi baterai dari 30-80 persen dalam 25 menit. Fitur yang dibawa di mobil ini pun sangat lengkap, mulai dari sistem bantuan berkendara canggih, kamera 540 derajat, hingga delapan airbag.Soal layanan purnajual, di Malaysia, Omoda C9 PHEV dilengkapi garansi kendaraan selama tujuh tahun atau 200.000 km, termasuk garansi sistem penggerak listrik hingga 10 tahun.Kira-kira model bakal dibawa ke Indonesia juga nggak ya?Omoda C9 PHEV Foto: Dok. Omoda