BYD tengah mempersiapkan untuk meluncurkan model Denza D9 2026. Pabrikan asal negeri Tiongkok itu bahkan sudah resmi membuka keran pemesanan. Dikutip dari Carnewschina, Minggu (29/3/2026) model baru Denza D9 hadir dalam enam varian, yang terdiri dari plug-in hybrid (PHEV) dan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV). Harga yang ditawarkan berada di rentang 389.800 hingga 489.800 yuan atau sekitar Rp 950 juta sampai Rp 1,2 miliar. MPV ini dijadwalkan mulai tersedia di diler April 2026. Denza D9 versi listrik murni hadir dengan pembaruan pada sistem penggerak. Varian penggerak semua roda dibekali motor depan 340 kW dan motor belakang 70 kW, dengan jarak tempuh hingga 800 Km berdasarkan standar CLTC. Sementara itu, varian penggerak roda depan dengan satu motor menghasilkan tenaga 340 kW dan mampu menempuh jarak hingga 750 Km (CLTC). Dari sisi eksterior, Denza D9 2026 mendapat ubahan pada grille depan dengan tambahan aksen krom, sehingga tampil lebih berlapis dan modern. Desain dua warna pada bodi tetap dipertahankan, dengan garis bodi memanjang dari pilar A hingga pilar D. Denza D9 2026 Bagian belakang dilengkapi lampu LED berbentuk panah yang membentang selebar bodi, serta mengusung struktur pencahayaan berlapis untuk mempertegas tampilan. Dimensi kendaraan ini memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.900 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm. Masuk ke interior, kabin mengusung tata letak dasbor berbentuk huruf T. Penumpang baris kedua mendapatkan kursi bergaya aviasi lengkap dengan meja lipat dan dua layar di belakang sandaran kursi depan. Selain itu, tersedia layar di bagian atap untuk penumpang baris kedua serta panel kontrol yang terintegrasi di sandaran tangan. Konfigurasi tiga baris kursi membuat MPV ini dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis. Seluruh varian Denza D9 2026 sudah dibekali sistem bantuan berkendara pintar God’s Eye 5.0. Denza juga memastikan model D9 sebelumnya akan mendapatkan pembaruan sistem yang sama melalui over-the-air (OTA). Untuk sektor dapur pacu, varian PHEV mengombinasikan mesin 1.5T bertenaga 115 kW dengan motor listrik ganda, masing-masing 200 kW di depan dan 45 kW di belakang. Baterai Blade generasi kedua memungkinkan jarak tempuh listrik murni lebih dari 400 km (CLTC), dengan konsumsi bahan bakar 6,35 liter per 100 Km saat baterai habis. Denza D9 2026 Adapun varian BEV tersedia dalam dua pilihan, yakni motor tunggal 340 kW penggerak roda depan dan sistem penggerak semua roda dengan tambahan motor belakang 70 kW. Keduanya menawarkan jarak tempuh masing-masing 750 Km dan 800 km (CLTC). Soal pengisian daya, baterai Blade generasi kedua diklaim mampu mengisi dari 10–70 persen dalam 5 menit, serta 10–97 persen dalam 9 menit. Bahkan pada suhu ekstrem, pengisian 20–97 persen dapat dilakukan dalam 12 menit pada suhu minus 20 hingga minus 30 derajat Celsius. Selain itu, pengisian AC konvensional disebut 30–50 persen lebih cepat dibanding sistem standar. Peluncuran prapenjualan ini sekaligus menegaskan strategi BYD dalam memperkuat lini MPV elektrifikasi, sekaligus menjaga keseragaman fitur melalui pembaruan OTA pada model sebelumnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang