Tabrakan di pelintasan kereta api kembali terjadi, kali ini di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (4/11/2025). Kereta menabrak mobil dan dua motor yang melintas karena diduga palang pintu tidak turun. Sebanyak tiga orang meninggal, dan enam luka-luka. Memang kejadian seperti ini tidak pernah diinginkan. Tapi kadang pengendara di Indonesia kerap mengabaikan keselamatan di pelintasan kereta. Tangkapan layar video detik-detik KA Bangunkarta menabrak mobil dan motor di Prambanan, Sleman, Di Yogyakarta pada Selasa (4/11/2025). Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan, kebiasaan pengendara motor di Indonesia kurang sabar dan tidak disiplin dalam berlalu lintas. "Mereka tidak menjadikan keselamatan sebagai hal utama dalam berkendara. Ini dikarenakan faktor kebiasaan, mereka tidak mau mengubah kebiasaan berkendaranya," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (5/11/2025). Agus menjelaskan, saat mau melintasi pelintasan kereta, baik itu ada palang atau tidak, coba biasakan untuk 4T, Tunggu sejenak, Tengok kiri, Tengok kanan, dan Tengok kiri lagi. "Karena bisa saja tiba-tiba kereta lewat tanpa ada tanda-tanda yang diberikan. Apabila ini dilakukan (4T) maka kecelakaan dapat dihindari," kata Agus. Pemandangan yang sering terlihat di Indonesia, ada palang kereta saja kadang masih coba diterobos. Apalagi kalau tidak ada, kadang selonong saja tanpa melihat situasi di rel kereta. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.