Kebijakan ganjil genap (gage) di akses menuju dan keluar 28 gerbang tol Jakarta kembali diberlakukan pada pekan ini. Namun, penerapan ganjil genap Jakarta pekan ini hanya berlangsung selama empat hari, yakni Senin (24/8/2026), Rabu (26/8/2026), Kamis (27/8/2026), dan Jumat (28/8/2026). Sementara itu, aturan ganjil genap pada Selasa (25/8/2026) ditiadakan karena bertepatan dengan libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Artinya, seluruh kendaraan dapat melintas di ruas jalan Jakarta yang menerapkan aturan ganjil genap pada Selasa (25/8/2026), tanpa perlu menyesuaikan angka terakhir pelat nomor dengan tanggal. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sebelumnya menyampaikan peniadaan ganjil genap pada Selasa (25/8/2026) melalui akun Instagram resminya, @Dishubdkijakarta. “Sehubungan dengan Hari Libur Nasional Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta DITIADAKAN pada tanggal 25 Agustus 2026,” tulis Dishub DKI Jakarta. Peniadaan ganjil genap Jakarta tersebut mengacu pada Pasal 3 ayat (3) Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019. Dalam aturan tersebut disebutkan, pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak berlaku pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden. Dengan demikian, pada Selasa, 25 Agustus 2026, pengendara tidak perlu memperhatikan kesesuaian angka terakhir pelat nomor dengan tanggal saat melintas di ruas jalan yang menerapkan ganjil genap. Sebagai informasi, aturan ganjil genap Jakarta diterapkan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada pagi hingga siang hari, yakni pukul 06.00-10.00 WIB. Sementara, sesi kedua berlaku pada sore hingga malam hari, yakni pukul 16.00-21.00 WIB. Pengendara yang melanggar aturan ganjil genap dapat dikenai tilang dan denda maksimal Rp 500.000, sesuai dengan Pasal 287 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sebagai informasi, berikut 28 akses keluar-masuk jalan tol di Jakarta yang berada di kawasan ganjil genap: Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2 Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1 Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai Simpang Kuningan Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2 Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Simpang Pancoran Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2 Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai Simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Tol Cawang Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai Simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai Simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai Simpang Jalan Letjen Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih.