JAKARTA, KOMPAS.com – Meski sudah berstatus discontinued, harga Suzuki Ignis di pasar mobil bekas masih terbilang cukup tinggi. Buktinya di sejumlah situs jual beli daring, city car bergaya crossover ini masih ditawarkan dengan banderol yang relatif stabil dan tidak turun signifikan. Pemilik showroom mobil bekas Jordy Motor di MGK Kemayoran, Andi, mengatakan harga Ignis yang tercantum di iklan memang kerap terlihat tinggi. Namun kondisi di lapangan bisa berbeda ketika masuk ke jalur transaksi antar pedagang. “Kalau di iklan sebenarnya harganya tidak turun-turun. Tapi kalau ditawari ke kami, biasanya selisihnya cukup jauh. Misalnya untuk model tahun 2018," kata Andi kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2026). “Kalau soal harga di iklan yang masih seperti itu, saya juga kurang paham. Mungkin karena modelnya sudah discontinued, tapi masih ada peminat tertentu,” kata Andi. Pantauan Kompas.com di situs jual beli mobil bekas menunjukkan, harga Suzuki Ignis memang masih cukup tinggi. Ignis tahun 2018 masih ditawarkan di kisaran Rp 122.000.000, sementara model tahun 2021 bahkan masih berada di angka sekitar Rp 134.000.000. Suzuki Ignis Adapun harga terendah yang dibuka untuk Ignis tahun 2018 berada di kisaran Rp 105.000.000, tergantung kondisi dan spesifikasi mobil. Tingginya harga tersebut tidak lepas dari karakter Suzuki Ignis yang memiliki desain unik, dimensi ringkas, serta efisiensi bahan bakar yang baik untuk penggunaan harian. Meski sudah tidak lagi dijual dalam kondisi baru, Ignis masih dianggap relevan bagi sebagian konsumen. Rama, pelaku usaha jual beli mobil bekas Rama Dagang Mobil di Rempoa, Bintaro, mengatakan status discontinued justru membuat Ignis memiliki pasar tersendiri. “Laku, karena pasarnya masih banyak tapi sudah discontinued. Baru bulan kemarin nih, Ignis GX AT 2019 buka harga Rp 135.000.000, dan laku kredit,” kata Rama. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang