Pilihan mobil listrik di segmen SUV semakin bertambah. Belum lama ini, Jaecoo Indonesia resmi meluncurkan J5 EV dengan harga Rp 200 jutaan. Pemain di rentang harga tersebut tidak banyak. Salah satunya adalah Polytron dengan G3 yang harganya Rp 299 juta, dengan skema sewa baterai. Sedangkan J5 EV, harganya sudah termasuk baterai dengan banderol Rp 249,9 juta tipe Standard dan Rp 299,9 juta tipe Premium. Namun, itu masih harga promo, hanya berlaku untuk 1.000 pembeli pertama. Mobil Listrik Polytron G3 Jaecoo J5 EV dan Polytron G3, dua SUV listrik yang sama-sama mengusung teknologi modern, namun punya arah karakter dan target pasar yang berbeda. Desain EksteriorDari tampilan luar, perbedaan keduanya langsung terlihat. Jaecoo J5 EV tampil gagah dengan gaya SUV kompak berotot, garis bodi tajam, serta ground clearance tinggi yang memberi kesan tangguh. Karakter desainnya terasa lebih sporty, cocok untuk konsumen muda yang ingin tampil dinamis. Sebaliknya, Polytron G3 tampil lebih elegan dan proporsional. Dengan bodi lebih panjang dan desain grille yang modern, SUV listrik besutan merek lokal ini mengedepankan kesan premium. Dimensinya yang lebih besar membuat G3 tampak seperti SUV keluarga yang nyaman untuk perjalanan jauh. J5 EV memiliki panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm. Sedangkan G3, panjangnya 4.720 mm, lebar 1.880 mm, dan tingginya 1.680 mm. Test drive mobil listrik Jaecoo J5 EV di GIIAS 2025 InteriorMasuk ke kabin, Jaecoo J5 EV menawarkan kesan modern dan mewah. Panel instrumen digital besar, tata letak dashboard simetris, serta material soft-touch membuat suasana kabin terasa berkelas. Meski berkapasitas lima penumpang, ruang kaki dan kepala terasa lega berkat efisiensi desain. Sementara Polytron G3 unggul dari sisi kelapangan. Dengan bodi yang lebih panjang, ruang baris kedua terasa lega dan bagasi pun cukup besar. Kehadiran fitur seperti panoramic sunroof dan kursi ergonomis menjadikan G3 lebih cocok untuk pengguna keluarga atau perjalanan jarak jauh. Kursi Baris Pertama Polytron G3 Fitur dan TeknologiJaecoo J5 EV mengusung paket fitur modern lengkap, termasuk 17 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System) seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, dan automatic emergency braking. Layar infotainment besar serta sistem konektivitas smartphone juga menjadi daya tarik utama. Sedangkan Polytron G3 membawa pendekatan berbeda. Selain fitur konektivitas dan keselamatan yang lengkap, Polytron melengkapi G3 dengan Auto Parking Assistant. Jumlah ADAS yang disematkan ada 21 fitur dengan Level 2. Jaecoo J5 EV PerformaDari sisi tenaga, Jaecoo J5 EV jelas unggul. Motor listrik tunggalnya menghasilkan tenaga 155 kW (sekitar 211 Tk) dengan torsi 288 Nm, mampu berakselerasi dari 0–100 km per jam hanya dalam 7,3 detik. Karakter ini membuatnya lebih menyenangkan dikemudikan di berbagai kondisi jalan. Sementara Polytron G3 memiliki tenaga sekitar 150 kW (201 Tk). Meski sedikit lebih kecil di atas kertas, G3 tetap memberikan performa halus dan responsif. Pengaturannya lebih difokuskan pada kenyamanan berkendara harian ketimbang performa agresif. Polytron G3+ Kapasitas Baterai dan Jarak TempuhJaecoo J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh, dengan klaim jarak tempuh mencapai 400–460 km tergantung metode pengujian (WLTP/NEDC). Fitur fast charging 130 kW memungkinkan pengisian 30–80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Tidak hanya cocok dipakai di perkotaan, tapi bisa juga diajak berkendara jauh ke luar kota. Polytron G3 menggunakan baterai 51,9 kWh, dengan klaim jarak tempuh sekitar 402 km (berdasarkan siklus CLTC). Baterai tipe LFP-nya lebih tahan lama terhadap siklus pengisian, menjadikannya cocok untuk penggunaan rutin di perkotaan. Jaecoo J5 EV Harga dan NilaiHarga menjadi pembeda utama antara keduanya. Jaecoo J5 EV dibanderol mulai Rp 249,9 juta untuk tipe Standard. Sedangkan tipe Premium, harganya Rp 299,9 juta. Tapi, itu hanya untuk 1.000 pembeli pertama. Jaecoo masih belum mengumumkan harga normalnya. Sedangkan Polytron G3 dipasarkan di harga Rp 299 juta, dengan skema sewa baterai. Sementara yang sudah termasuk baterai, harganya menjadi Rp 419 juta. Dengan kisaran harga tersebut, Jaecoo J5 EV lebih unggul, karena sudah termasuk baterai. Sedangkan Polytron G3, harus menambah Rp 120 juta lagi untuk memiliki baterainya. Tampilan Belakang Mobil Listrik Polytron G3 KesimpulanKeduanya sama-sama kuat di kelasnya. Jaecoo J5 EV menonjol dalam hal performa, fitur ADAS lengkap, dan daya jelajah baterai yang lebih panjang, ideal bagi mereka yang ingin SUV listrik dengan cita rasa modern dan sporty. Dengan harga tersebut, sudah termasuk baterai. Sebaliknya, Polytron G3 unggul dalam kelapangan kabin, efisiensi ruang, serta ADAS yang lebih lengkap, menjadikannya pilihan menarik untuk keluarga dan pengguna harian. Sayangnya, dengan harga yang mirip, mobil listrik ini masih harus sewa baterai. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.