Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya jenis beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98), membuat banyak pemilik sepeda motor mulai lebih cermat dalam memilih jenis bahan bakar yang digunakan. Di satu sisi, harga yang semakin mahal mendorong keinginan untuk beralih ke BBM dengan oktan lebih rendah demi menekan biaya operasional. Namun di sisi lain, tidak semua sepeda motor bisa menggunakan bahan bakar tersebut tanpa risiko. Terutama untuk motor dengan rasio kompresi tinggi dan orientasi performa, penggunaan BBM RON 98 justru menjadi kebutuhan penting agar proses pembakaran tetap optimal, tenaga mesin terjaga, serta terhindar dari gejala knocking yang bisa merusak komponen dalam jangka panjang. Harga BBM hari ini kembali menjadi sorotan setelah terjadi penyesuaian signifikan pada BBM nonsubsidi. PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Selat Hormuz Sempat Dibuka, Kenapa Harga BBM Nonsubsidi di Indonesia Naik? Berikut daftar motor yang disarankan menggunakan BBM RON 98: 1. Kawasaki Ninja ZX-25R Rasio kompresi: 12,5:1 Mesin: 250 cc, 4-silinder, DOHC 2. Honda CBR250RR (Varian SP/QS) Rasio kompresi: 12,5:1 (SP), 11,5:1 (standar) Mesin: 250 cc, 2-silinder, DOHC 3. Kawasaki Ninja ZX-6R / ZX-10R / Ninja H2 Rasio kompresi: 12,9:1 (ZX-6R), 13,0:1 (ZX-10R), 8,5:1 (Ninja H2, supercharged) Mesin: 636 cc – 998 cc, DOHC, 4-silinder 4. Yamaha YZF-R6 / YZF-R1 / MT-09 / MT-10 Rasio kompresi: 13,1:1 (R6), 13,0:1 (R1), 11,5:1 (MT-09), 12,0:1 (MT-10) Mesin: 600 cc – 1.000 cc 5. Honda CBR600RR / CBR1000RR-R Rasio kompresi: 12,2:1 (CBR600RR), 13,4:1 (CBR1000RR-R) Mesin: 600 cc – 1.000 cc 6. BMW S1000RR / M1000RR Rasio kompresi: 13,3:1 (S1000RR), 13,5:1 (M1000RR) Mesin: 1.000 cc, 4-silinder 7. Kawasaki Z250 Rasio kompresi: 11,6:1 Mesin: 250 cc, 2-silinder, DOHC 8. Ducati Panigale V4 / Streetfighter V4 Rasio kompresi: 14,0:1 Mesin: 1.100 cc, V4 9. Honda ADV 160 & PCX 160 Rasio kompresi: 12,1:1 Mesin: 160 cc, 1-silinder, eSP+ 10. Honda Vario 160 Rasio kompresi: 12,1:1 Mesin: 160 cc, 1-silinder, eSP+ Perlu dicatat, penggunaan BBM RON 98 memiliki keunggulan dalam menahan tekanan tinggi di ruang bakar, sehingga pembakaran lebih terkontrol dan efisien. Selain menjaga performa, hal ini juga membantu memperpanjang umur mesin serta mengurangi potensi kerusakan komponen internal. Pemilihan bahan bakar tidak bisa disamaratakan untuk semua motor. Bagi motor dengan spesifikasi tinggi, penggunaan BBM RON 98 merupakan langkah tepat untuk menjaga performa, efisiensi, dan keawetan mesin. Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan selalu mengikuti rekomendasi pabrikan agar motor tetap dalam kondisi optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang