Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menguji bahan bakar Bobibos dari PT Inti Sinergi Formula. Ditjen Migas Kementerian ESDM melakukan pembahasan uji laboratorium bahan bakar yang terbuat dari jerami tersebut.BBM ini diluncurkan pada 2 November 2025. Bobibos diklaim punya RON 98 dan sepenuhnya ramah lingkungan karena terbuat dari nabati. Nggak cuma itu, BBM ini juga diklaim lebih murah sehingga bisa menjadi solusi buat masyarakat. Baru-baru ini, Kementerian ESDM memanggil pihak Bobibos untuk membahas pengujian bahan bakar itu."Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas," ujar Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad seperti dikutip Antara. Noor meminta pihak Bobibos untuk segera melakukan pengujian yang diperlukan guna menentukan posisi produk ini, apakah masuk dalam kategori BBN (bahan bakar nabati) atau BBM (bahan bakar minyak)."Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel," ujar Noor.Menurut Founder Bobibos M Iklas Thamrin, proses pengujian akan dilakukan secara komprehensif dan berjenjang. Untuk tahap awal, dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Iklas menjelaskan, uji laboratorium Lemigas akan pengujian menentukan karakter bahan bakar."Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting, seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas," kata Iklas.Nantinya, performa bahan bakar juga akan dilakukan pengujian, termasuk uji emisi gas buang, daya tahan mesin, pembentukan deposit hasil pembakaran, serta penilaian komponen mesin.Lemigas akan mengambil sampel Bobibos dari tangki penyimpanan pada beberapa titik. "Dari sini nanti ditentukan bahwa Bobibos masuk kategori bahan bakar yang mana, eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya," katanya.Usai diuji di laboratorium dan test bench, Bobibos akan diuji jalan atau road test memakai kendaraan. Pengujian ini akan mensimulasikan kondisi penggunaan kendaraan sesungguhnya, termasuk aspek perjalanan dan perawatan kendaraan, sekaligus menjadi bagian dari uji komersialisasi dan sosialisasi produk.