Suhu udara yang lebih panas saat musim kemarau membuat penggunaan sistem pendingin udara atau air conditioner (AC) pada mobil menjadi lebih intens. Bahkan, tak jarang pemilik mobil memanfaatkannya secara berlebih untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan di dalam kabin. Namun demikian, di sisi lain, musim kemarau juga identik dengan kondisi jalan yang berdebu. Hal ini membuat sejumlah komponen pada sistem AC lebih mudah mengalami masalah. Paparan debu berlebih dapat menimbulkan penumpukan kotoran yang mengganggu kerja AC. Karena itu, pemilik mobil perlu memastikan kondisi sistem pendingin udara agar dapat bekerja secara optimal. Kerja AC Perlu diketahui, sistem AC pada mobil bekerja melalui siklus refrigeran yang melibatkan sejumlah komponen utama, yakni kompresor, kondensor, expansion valve, evaporator, hingga filter kabin. Kondensor AC mobil Bila terjadi gangguan pada salah satu komponen tersebut, dampaknya dapat langsung memengaruhi kinerja sistem pendinginan. Efeknya, udara yang dihasilkan AC tidak lagi sedingin biasanya dan tentu berimbas pada kenyamanan. Menurut Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cabang Surabaya, kompresor merupakan komponen penting dalam sistem AC karena berfungsi menyirkulasikan refrigeran dan oli di dalam sistem sehingga proses pendinginan dapat berlangsung. "Saat musim kemarau, beban kerjanya meningkat karena perbedaan suhu antara udara luar dan suhu yang diinginkan di dalam kabin. Untuk itu, pastikan tidak ada suara kasar, bunyi berdecit, getaran tidak normal, atau AC tidak lagi menghasilkan udara dingin seperti biasanya,” ujar Mohan dalam keterangan resminya, Jumat (18/9/2026). Komponen Terdampak Meski kompresor memiliki peran krusial, saat AC terasa kurang dingin bukan berarti komponen tersebut harus langsung diganti. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh guna mengetahui sumber masalah. Filter AC Mobil Pemilik mobil disarankan melakukan pemeriksaan oleh teknisi yang memiliki kompetensi dan peralatan yang sesuai. Hal ini karena gangguan AC dapat disebabkan oleh berbagai komponen, salah satunya kondensor. Kondensor menjadi komponen yang wajib diperhatikan mengingat umumnya berada di bagian depan kendaraan dan berfungsi melepaskan panas dari refrigeran ke udara luar. Filter AC Mobil Posisinya yang berada di bagian depan kendaraan membuat kondensor lebih mudah terpapar debu, lumpur, daun, serangga, maupun berbagai kotoran dari jalan. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat menghambat aliran udara dan mengurangi kemampuan kondensor dalam membuang panas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekanan pada sistem meningkat sehingga kerja kompresor menjadi lebih berat. Mohan menjelaskan, pada musim kemarau, debu yang menumpuk dapat menghambat aliran udara dan mengurangi kemampuan kondensor membuang panas. "Kondensor yang terlalu kotor dapat menyebabkan tekanan sistem meningkat dan membuat kerja kompresor semakin berat. Karena itu, saat melakukan perawatan AC, teknisi akan memeriksa permukaan kondensor sekaligus area di antara kondensor dan radiator. Lalu dibersihkan dengan cara yang tepat agar sirip kondensor tidak rusak atau bengkok,” katanya.