Booth BYD-Denza di PEVS 2025 BYD menutup tahun 2025 dengan catatan penjualan yang solid di pasar otomotif Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan otomotif asal Tiongkok itu mencatat penjualan ritel sebanyak 44.342 unit sepanjang Januari–Desember 2025. Capaian tersebut menempatkan BYD Indonesia di jajaran merek besar nasional dengan pangsa pasar sekitar 5 persen. Hasil ini menjadi pijakan penting bagi BYD untuk mengawali 2026 dengan portofolio produk yang semakin lengkap.Memasuki Januari 2026, BYD memasarkan berbagai model kendaraan listrik dari segmen entry level hingga performa tinggi. Dari pantauan VIVA Otomotif di laman resmi, Senin 26 Januari 2026, rentang harganya kini membentang dari di bawah Rp200 juta hingga di atas Rp700 juta. Di kelas sedan listrik, BYD Seal menjadi model premium yang ditawarkan dalam dua varian. Seal Premium dibanderol Rp639.000.000, sementara Seal Performance dilepas dengan harga Rp750.000.000. Semua angka berstatus on the road Jakarta.Untuk segmen SUV listrik menengah, BYD Atto 3 tetap menjadi tulang punggung penjualan. Varian Atto 3 Advanced dipasarkan dengan harga Rp390.000.000. BYD Dolphin mengisi segmen hatchback listrik dengan dua pilihan harga. Dolphin Dynamic dijual Rp369.000.000, sedangkan Dolphin Premium dibanderol Rp429.000.000. Di kelas MPV listrik, BYD M6 hadir dengan tiga varian. M6 Standard ditawarkan Rp383.000.000, M6 Superior Rp423.000.000, dan M6 Superior Captain dipasarkan Rp433.000.000. Untuk SUV listrik berukuran lebih besar, BYD menghadirkan Sealion 7. Varian Sealion 7 Premium dibanderol Rp629.000.000, sedangkan Sealion 7 Performance dijual Rp719.000.000.Model paling terjangkau saat ini adalah BYD Atto 1. Varian Atto 1 Dynamic dijual Rp199.000.000, sementara Atto 1 Premium dipasarkan dengan harga Rp235.000.000.