Cuaca panas seperti yang terjadi belakangan ini membuat pemilik mobil perlu lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama komponen yang berkaitan dengan sistem pendinginan dan pelumasan mesin. Suhu lingkungan yang tinggi dapat membuat kerja sejumlah komponen kendaraan menjadi lebih berat. Karena itu, pemeriksaan rutin penting dilakukan untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi prima dan mencegah gangguan saat digunakan. Pemilik Bengkel Kafka, Kamal, mengatakan, ada beberapa komponen yang wajib diperiksa pemilik mobil ketika menghadapi cuaca panas. Cek kerusakan mobil dari suara mesin. Ilustrasi mesin mobil knocking atau ngelitik. “Air radiator di radiator dan reservoirs, oli mesin, oli matic, fan belt,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (15/9/2026). Air radiator, baik di radiator maupun reservoir, perlu diperiksa untuk memastikan jumlah cairan pendingin tetap cukup. Jika volumenya berkurang, sistem pendinginan bisa tidak bekerja optimal dan berisiko membuat mesin mengalami panas berlebih, terutama saat mobil digunakan dalam cuaca terik atau perjalanan jauh. Pemilik mobil juga perlu memeriksa kondisi dan volume oli mesin karena selain melumasi komponen untuk mengurangi gesekan. Bagi mobil bertransmisi otomatis, kondisi oli matik juga perlu diperhatikan karena berfungsi melumasi dan menjaga kinerja komponen transmisi, sehingga jika kualitas atau volumenya menurun dapat mengganggu kinerja transmisi. Terakhir, periksa kondisi fan belt yang berhubungan dengan kerja sejumlah perangkat pada mesin. Pastikan tidak terdapat tanda-tanda kerusakan seperti retak atau aus. Pemeriksaan keempat komponen tersebut penting dilakukan agar mobil tetap dalam kondisi optimal dan terhindar dari gangguan saat digunakan di tengah cuaca panas.