Pengguna jalan yang biasa melintasi Jalan Jambore dan Alternatif Cibubur menuju Jakarta perlu mengantisipasi kemacetan dalam beberapa pekan ke depan. Kepadatan lalu lintas terjadi akibat adanya pekerjaan perbaikan jalan beton di kawasan depan Cibubur Junction. Berdasarkan pantauan Kompas.com, Senin (6/7/2026) pagi, antrean kendaraan sudah mengular sejak sebelum Simpang Cibubur Junction. Arus lalu lintas bahkan sempat tersendat hingga nyaris tidak bergerak di sejumlah titik. Kondisi tersebut diperparah karena menjadi titik pertemuan tiga arus kendaraan, yakni dari arah Jalan Alternatif Cibubur, Jalan Transyogi, dan kendaraan yang keluar masuk kawasan Stasiun LRT Harjamukti. Di saat bersamaan, aktivitas naik turun penumpang bus Transjakarta serta tingginya mobilitas masyarakat yang menuju Stasiun LRT Cibubur ikut menambah kepadatan di sekitar lokasi. Meski pekerjaan dilakukan pada malam hari, proses pengeringan beton membuat sebagian lajur belum bisa digunakan secara normal pada pagi hari. Kondisi ini menyebabkan arus kendaraan melambat, terutama saat jam sibuk ketika warga berangkat bekerja. Karena itu, pengendara disarankan mengatur waktu perjalanan atau memanfaatkan jalur alternatif agar tidak terjebak antrean panjang. Perbaikan Jalan Berlangsung Hingga 22 Juli Berdasarkan pemberitahuan yang dipasang di lokasi pekerjaan, perbaikan jalan menggunakan metode Beton Fast Track 8 Jam berlangsung mulai 22 Juni hingga 22 Juli 2026. Pengerjaan dilakukan setiap hari mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pengeringan beton pada pukul 04.00 WIB sampai 12.00 WIB. Setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi lalu lintas kembali normal karena lajur yang diperbaiki sudah dapat dilintasi kendaraan. Artinya, kemacetan paling berpotensi terjadi pada pagi hari, terutama sekitar pukul 06.00 WIB hingga menjelang siang. Antrean Transjakarta di mall Cibubur Junction di hari pertama ganjil-genap, Senin (16/4/2018) Hindari Titik Macet Ini Selama pekerjaan berlangsung, kepadatan diperkirakan terjadi di sekitar: Simpang Cibubur Junction Ruas Jalan Alternatif Cibubur arah Jakarta Akses menuju Tol Jagorawi Cibubur pada jam sibuk Simpang Transyogi menuju Jalan Alternatif Cibubur Pengguna jalan disarankan menghindari kawasan tersebut pada pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB, terutama pada hari kerja. Jalur Alternatif yang Bisa Dipilih Bagi pengendara yang tetap harus menuju Jakarta, terdapat beberapa jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan sesuai tujuan perjalanan. Menuju Cawang, Tebet, Pancoran, dan Jakarta Pusat Pengendara dari Cileungsi maupun Cibubur dapat langsung masuk ke Tol Jagorawi melalui Gerbang Tol Cibubur di depan Sate Maranggi Hj Yetty. Jalur tol menjadi pilihan tercepat untuk menuju Cawang, Pancoran, Semanggi hingga pusat Jakarta apabila kondisi lalu lintas di dalam tol masih lancar. Menuju Pasar Rebo, Kramat Jati, dan Jakarta Timur Dari kawasan Cibubur, pengendara dapat mengambil rute Jalan Transyogi – Jalan Raya Bogor – Simpang Cimanggis – Pasar Rebo – Kramat Jati. Rute ini dapat menjadi alternatif untuk menghindari kepadatan di Jalan Alternatif Cibubur. Menuju Depok, Cinere, dan Sawangan Pengendara dapat memilih jalur Jalan Raya Kranggan – Jalan Raya Cimanggis – Jalan Raya Bogor – Margonda – Juanda – Cinere. Alternatif lain bisa melalui Jalan Raya Hankam – Kranggan – Cimanggis, tergantung kondisi lalu lintas. Menuju Jatiasih dan Bekasi Bagi kendaraan yang mengarah ke Bekasi, rute yang bisa dipilih yakni Jalan Transyogi – Jatikarya – Jatirangga – Jatiasih – Bekasi Barat. Jalur tersebut memungkinkan pengendara menghindari kepadatan di depan Cibubur Junction. Menuju Tol JORR Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan akses Jalan Transyogi – Jatikarya – Gerbang Tol Jatikarya – Cimanggis-Cibitung (JORR 2). Rute ini dapat menjadi pilihan bagi kendaraan yang hendak menuju Bekasi, Cikunir, Bandara Soekarno-Hatta maupun wilayah Tangerang tanpa harus melewati Jalan Alternatif Cibubur. Atur Waktu Perjalanan Selama pekerjaan masih berlangsung hingga 22 Juli 2026, pengguna jalan disarankan berangkat lebih awal apabila harus melintasi kawasan Cibubur pada pagi hari. Selain itu, pengendara juga dapat memanfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time sebelum menentukan rute perjalanan, sehingga dapat memilih jalur dengan waktu tempuh paling efisien.