Changan memastikan SUV listrik Nevo Q05 yang baru meluncur di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, sudah dirakit secara lokal secara completely knocked down (CKD) di Purwakarta, Jawa Barat. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyebut proses produksinya sudah berjalan seiring debut perdana dan pengumuman harga pada pembukaan pameran, Rabu (29/7/2026). "Benar, ini CKD. Dirakit di pabrik kita di Purwakarta," kata Setiawan saat ditemui di ICE BSD City, Tangerang, Rabu. Changan Nevo Q05 "Sudah mulai," tegasnya. Menurut Setiawan, kapasitas produksi nantinya akan disesuaikan dengan permintaan pasar. Sebab, Nevo Q05 baru resmi diluncurkan sehingga perusahaan masih melihat respons konsumen. "Kalau masalah produksi tinggal mengikuti permintaan saja," kata dia. Distribusi Menunggu Tahap Akhir Meski produksi telah dimulai, Changan belum memutuskan waktu pendistribusian Nevo Q05 ke konsumen. Saat ini perusahaan masih menyelesaikan sejumlah proses akhir untuk memastikan kualitas kendaraan sebelum dikirim ke pasar. "Namanya produk baru, masih butuh adjustment. Kami ingin memastikan produknya benar-benar oke baru masuk ke market," ujar Setiawan. Changan Nevo Q05 Ia berharap proses tersebut tidak memakan waktu lama sehingga pengiriman ke konsumen dapat dilakukan secepat mungkin. "Kalau bisa akhir bulan ini. Maunya secepatnya," kata dia. Diposisikan di Bawah Deepal Dalam kesempatan sama, Setiawan juga menjelaskan, Nevo Q05 hadir dengan posisi yang berbeda dibanding lini kendaraan Deepal yang juga berada di bawah naungan Changan. Menurut dia, Deepal menyasar segmen yang lebih premium, sedangkan Nevo Q05 ditujukan bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan kenyamanan. "Kalau Deepal posisinya lebih premium. Nevo ini lebih fungsional dan lebih terjangkau. Tapi nanti dicoba, interiornya juga mewah, kabinnya lapang, dan duduknya nyaman," ujar Setiawan. Nevo Q05 dipasarkan dengan harga peluncuran Rp 309 juta dan Rp 359 juta untuk varian teratasnya on the road Jakarta. Harga tersebut berlaku khusus bagi 1.000 konsumen pertama selama periode GIIAS 2026.