Menjalani musim penuh di Kejuaraan Dunia Moto3 tidak hanya menuntut Veda Ega Pratama untuk cepat di atas lintasan. Pebalap Honda Team Asia itu juga harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan kru dan mekanik di paddock. Veda mengatakan, komunikasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengembangan motor selama akhir pekan balapan. Pebalap muda Indonesia tersebut harus mampu menjelaskan apa yang dirasakan ketika mengendarai motor kepada mekanik. Masukan itu kemudian menjadi bahan bagi tim untuk menentukan setting yang sesuai dengan karakter lintasan maupun kondisi cuaca. Menurut Veda, sejauh ini dirinya mendapatkan dukungan yang baik dari kru Honda Team Asia. Hubungan yang semakin terbangun juga membuat proses bertukar informasi menjadi lebih mudah. Veda tidak hanya menerima arahan dari tim, tetapi juga aktif memberikan masukan mengenai karakter motor dan perubahan yang dibutuhkan. Meski demikian, proses adaptasi tersebut tidak selalu berjalan mulus. Veda mengaku sempat mengalami kejadian unik pada awal musim karena salah menginterpretasikan informasi yang disampaikan mekanik. Veda Ega Pratama dan Mario AJi Kesalahpahaman tersebut sempat membuat proses pencarian setting motor menjadi lebih sulit. awal memang agak sulit, saya sempat salah mengartikan maksud tim dan mekanik. Tapi sekarang sudah aman. Semua lancar, mereka sudah paham dengan karakter saya dan motor," jelas Veda kepada Kompas.com, Senin (6/10/2026). Bahasa Inggris Namun, seiring berjalannya musim, komunikasi antara Veda dan kru semakin baik. Kemampuan berbahasa Inggris juga menjadi modal penting untuk menyampaikan feedback kepada tim secara lebih jelas. Bagi seorang pebalap, kemampuan memberikan informasi yang akurat kepada mekanik menjadi penting. Sebab, kru membutuhkan masukan dari pebalap untuk menentukan perubahan setting motor sebelum kembali turun ke lintasan. "Komunikasi pakai bahasa Inggris, semua juga sudah paham jadi lebih mudah," jelas Veda. Veda Ega Pratama saat berlaga pada Moto3 Jepang 2026 Moto3 Mandalika Kini, Veda bersama Honda Team Asia bersiap menghadapi seri Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Balapan di Mandalika menjadi kesempatan spesial bagi Veda karena tampil di hadapan publik sendiri sekaligus berlomba di sirkuit yang sudah cukup familiar baginya. Veda dan tim berharap dapat memaksimalkan setiap sesi sejak awal akhir pekan. Menurutnya, hasil pada sesi practice dan kualifikasi akan menjadi salah satu faktor penting untuk membuka peluang mendapatkan hasil bagus saat balapan. Target awalnya adalah mendapatkan setting motor yang tepat, mencatatkan waktu kompetitif, kemudian mengamankan posisi start sebaik mungkin. Sebab, persaingan Moto3 yang ketat membuat posisi di grid memiliki peran penting. Start yang baik akan memberikan peluang lebih besar bagi Veda untuk berada dalam kelompok depan dan bertarung mendapatkan hasil terbaik di Mandalika.