Menjelang musim mudik, kondisi kendaraan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Persiapan mobil yang matang dapat membantu perjalanan jarak jauh menjadi lebih aman, nyaman, dan minim kendala di jalan. Service Manager Honda Mandalasena Malang, M Taufik R, mengingatkan para pemudik untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat. “Jadi untuk mudik perjalanan jauh itu sebaiknya kendaraan harus dipersiapkan,” ujar Taufik, kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2026). “Yang pertama untuk pengecekan angin ban. Jadi angin ban harus dicek dengan kondisi standar supaya pada saat perjalanan kondisi ban tetap lebih stabil,” kata dia. Menurutnya, tekanan angin ban yang sesuai standar sangat penting untuk menjaga stabilitas kendaraan selama perjalanan jauh, terutama ketika mobil membawa penumpang dan barang lebih banyak dari biasanya. “Yang kedua adalah mengecek minyak rem. Minyak rem itu fungsinya pada saat pengereman, fungsi rem itu biar tetap lebih stabil karena biar tidak terlalu panas,” kata dia. Fasilitas bodi dan cat terbaru yang dimiliki oleh diler Honda Megatama Selain itu, kampas rem juga menjadi komponen yang wajib diperiksa demi menjaga keselamatan selama perjalanan. Pengecekan cairan kendaraan juga tidak kalah penting. Taufik menekankan agar pemilik mobil memastikan kondisi air radiator serta cairan wiper dalam keadaan cukup sebelum melakukan perjalanan jauh. “Yang ketiga itu harus ada pengecekan air radiator dan air wiper. Tujuannya apa? Air wiper pada saat mungkin ada gerimis atau ada kotoran itu biar disapu lebih enak,” ujarnya. Ilustrasi servis mobil di diler resmi Honda. Ia menambahkan bahwa seluruh cairan pada mobil sebaiknya diperiksa, termasuk oli mesin. Bahkan, sebelum melakukan perjalanan mudik, pemilik kendaraan disarankan melakukan servis terlebih dahulu agar kondisi mesin tetap optimal. “Berarti cairan-cairan harus kita cek semua. Nah untuk oli mesin itu memang kalau sebaiknya sebelum mudik diganti, kemudian mobil kita servis terlebih dahulu,” kata Taufik. Menurut Taufik, sebagian besar konsumen yang akan melakukan perjalanan mudik biasanya melakukan servis perawatan berkala terlebih dahulu di bengkel resmi. Ilustrasi servis mobil di diler resmi Honda. “Jadi konsumen pada saat mau mudik itu kebanyakan melakukan servis perawatan berkala. Misalnya ada yang servis di 30.000 km, ada yang 40.000 km,” katanya. Dalam servis tersebut, beberapa pekerjaan yang paling umum dilakukan adalah penggantian oli mesin dan filter oli, serta pengecekan berbagai komponen penting kendaraan. “Biasanya mereka cuma ganti oli mesin dan filter oli. Selain itu ada pengecekan kaki-kaki, pengecekan angin ban, pengecekan kampas rem, pengecekan air radiator, dan juga pengecekan disc brake,” kata Taufik. Honda Step WGN Tak hanya komponen utama kendaraan, sistem pendingin kabin juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum perjalanan jauh. “AC juga masuk. AC kan diperlukan supaya kenyamanan pada saat perjalanan,” ujarnya. Persiapan mobil hybrid Bagi pemilik mobil hybrid, persiapan kendaraan untuk mudik pada dasarnya tidak berbeda dengan mobil bermesin konvensional. Ilustrasi servis mobil hybrid di diler resmi Honda “Kalau hybrid sebenarnya tidak perlu ada yang dikhususkan. Hampir semuanya sama,” kata Taufik. Menurutnya, mobil hybrid justru memberikan keuntungan tersendiri bagi pemiliknya, terutama dari sisi efisiensi bahan bakar. “Sama saja (servisnya). Karena bagi saya untuk kendaraan hybrid itu kan bagi pemakai jatuhnya lebih irit ke bahan bakar. Jadi tidak ada perlakuan khusus untuk kendaraan hybrid. Malah sebenarnya lebih menguntungkan buat konsumen, karena lebih irit BBM,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang