Kejadian kebakaran di tempat penitipan motor dekat Stasiun Bogor memberikan beberapa hal yang bisa dijadikan pelajaran. Memang belum jelas apa penyebab dari munculnya api yang membakar belasan motor tersebut. Cuma sebagai pencegahan kejadian serupa, bisa mengecek motor dalam kondisi sehat atau tidak. Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan, motor yang tiba-tiba terbakar bukan hal yang sering terjadi kalau motor masih standar. Biasanya karena adanya tambahan aksesoris atau kabel yang terkelupas sehingga terjadi korsleting. kondisi sekring Menurut Victor, standar motor biasanya sudah dilengkapi sistem kelistrikan yang mumpuni. Salah satu untuk memberikan peringatan adanya korsleting adalah dengan sekring pengaman. "Tetapi pada kasus tertentu ditemukan sekring yang terpasang sudah tidak standar, nilainya lebih tinggi. Jadi saat korsleting, sekring tidak otomatis memutuskan arus," kata Victor kepada Kompas.com, Senin (19/1/2026). Menurut Victor, ada saja orang yang kurang paham apa fungsi sekring. Ketika sekring putus, maka tandanya ada kondisi tidak normal pada sistem kelistrikan motor. Kalau diganti sekringnya dengan yang tidak standar, kapasitasnya lebih tinggi, tidak menyelesaikan penyebabnya. Maka risiko korsleting terjadi kembali lebih tinggi, paling parah adalah sampai motor terbakar. "Kalau sering kejadian sekring putus, jangan diganti dengan nilai yang lebih tinggi. Tapi harus cari tahu penyebabnya, apakah terdapat korsleting? Kalau iya, perbaiki jalur kelistrikannya terlebih dahulu," kata Victor. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang